<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142193">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN POLA ASUH DAN POLA PEMBERIAN MAKAN DENGAN STATUS GIZI BALITA UMUR 12-59 BULAN DI WILAYAH PUSKESMAS KUTA ALAM BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>REINA RIZQIA MUHARRAMI HASIBUAN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hasil survei status gizi Indonesia tahun 2022 menunjukkan prevalensi status gizi di Provinsi Aceh untuk kategori gizi buruk 95.504 balita, kemudian 584.232 balita gizi kurang. Aceh diklasifikasikan sebagai salah satu provinsi dengan empat permasalahan gizi pada balita yakni stunting, wasting, underweight dan overweight. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh dan pola pemberian makan dengan status gizi balita 12-59 bulan di wilayah Puskesmas Kuta Alam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli sampai dengan September menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional, data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh 96 responden dengan teknik purposive sampling. Hasil menunjukkan bahwa karakteristik responden ibu balita mayoritas berusia 26-30 tahun (31,25%), lulusan SMA (52,08%), IRT (83,33%), dan berpenghasilan &lt; Rp.1.000.000 (53,13%). Karakteristik balita mayoritas berjenis kelamin Perempuan (51,04%), berusia 12-24 bulan (39,58%), berat badan &lt; 11 kg (45,83%), dan tinggi badan 71-90 cm (55,21%). Pada analisis univariat didapatkan hasil pola asuh kurang baik (58,33%) dan hasil pola asuh yang baik (3.13%), pola pemberian makan yang tepat (95,83%) dan pola pemberian makan kurang tepat (4,17%), serta status gizi baik (66,67%) dan status gizi buruk (5,21%). Analisis bivariat menyatakan terdapat hubungan antara pola asuh dan pola pemberian makan dengan status gizi pada balita umur 12-59 bulan di puskesmas kuta alam dengan kekuatan hubungan cukup r= 0,283 dan 0,272 serta P= 0,005 dan 0,007. Dapat disimpulkan bahwa pola asuh dan pola pemberian makan mempengaruhi status gizi balita menjadi semakin baik.&#13;
&#13;
Kata Kunci	: Puskesmas Kuta Alam, Pola Asuh, Pola Pemberian Makan, Status Gizi, Balita, Ibu &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NUTRITION - HEALTH</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BABY FOOD - FEEDING</topic>
 </subject>
 <classification>613.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-05 11:17:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-12 11:57:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>