<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142105">
 <titleInfo>
  <title>MANFAAT INTEGRASI BUDIDAYA KOPI DAN LEBAH MADU (INKOLEMA) TERHADAP PENINGKATAN PRODUKTIVITAS KOPI ,PENDAPATAN PETANI DAN KEBERLANJUTAN DI KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dedi Ikhwani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Agribisnis</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penurunan produktivitas kopi akan berpengaruh buruk pada pendapatan petani dan menganggu perekonomian sehingga berpotensi menimbulkan kemiskinan. Salah satu strategi yang dapat digunakan petani untuk mengurangi dampak ini adalah integrasi, yang membangun hubungan yang saling menguntungkan antara dua praktik pertanian. Penelitian ini mengkaji potensi manfaat integrasi kopi dan budidaya lebah madu (Inkolema) untuk meningkatkan produktivitas kopi, pendapatan petani, dan keberlanjutan usaha tani kopi di Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini dilakukan selama periode Oktober 2023 hingga September 2024, dengan total 65 petani kopi yang telah menerapkan Inkolema, di samping lima responden kunci. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif. Pada awalnya, uji perbedaan produktivitas kopi dan pendapatan petani dilakukan dengan menggunakan uji beda dua sampel berpasangan pada perangkat lunak SPSS. Selanjutnya, analisis keberlanjutan skala multi-dimensi (MDS) dilakukan dengan menggunakan aplikasi Rapcoffee, yang merupakan modifikasi dari Rapfish. Temuan menunjukkan adanya perbedaan yang mencolok dalam produktivitas kopi dan pendapatan petani di perkebunan kopi sebelum dan sesudah penerapan Inkolema. Penempatan 13 koloni lebah di satu hektar lahan kopi terbukti meningkatkan produktivitas kopi sebesar 2,87% dan pendapatan petani sebesar 4,44% dari sumber kopi. Implementasi Inkolema telah diamati berdampak positif pada penyerbukan tanaman dan pengendalian hama, sehingga meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi. Analisis indeks keberlanjutan menunjukkan bahwa implementasi Inkolema dapat diklasifikasikan sebagai cukup berkelanjutan, dengan nilai indeks multidimensi sebesar 73,25%, yang mencakup dimensi ekologi, ekonomi, dan sosial. Pemanfaatan limbah kulit kopi, pembuangan limbah, perbandingan pendapatan dengan upah minimum kabupaten (UMK), luas lahan, partisipasi pendidikan dan peran penyuluhan diidentifikasi sebagai faktor sensitif dalam keberlanjutan. Pada akhirnya penelitian ini menyimpulkan bahwa Inkolema memiliki potensi untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi petani melalui efisiensi sumber daya, diversifikasi pendapatan, dan berkontribusi pada keberlanjutan pertanian kopi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COFFEE - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>633.73</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142105</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-03 11:12:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-04 08:58:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>