ANALISIS PRIORITAS PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR DI KABUPATEN SIMEULUE DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS PRIORITAS PEMBANGUNAN JALAN LINGKAR DI KABUPATEN SIMEULUE DENGAN METODE ANALITYCAL HIERARCHY PROCESS


Pengarang

Rusvan Verizal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1309200060020

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

625.7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prasarana jalan merupakan salah satu unsur yang cukup strategis dalam menunjang pembangunan disamping dapat mempercepat arus kegiatan, ekonomi serta memperlancar mobilitas penduduk antar daerah. Dengan semakin meningkatnya aktifitas pembangunan maka dituntut pula adanya jaringan jalan yang semakin memadai. Ruas jalan lingkar di Kabupaten Simeulue dengan panjang total 310 Km yang tersebar di 5 (lima) Kecamatan dan terbagi dalam 7 (tujuh) ruas jalan. Untuk pembangunan jalan tersebut diperlukan suatu metode pengambilan keputusan yang tepat agar dapat membantu para pengambil kebijakan dalam menentukan prioritas sesuai dengan kebutuhan dan manfaatnya yang melibatkan semua stakeholders. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan urutan prioritas pembangunan jalan di Kabupaten Simeulue dengan metode Analytical Hierarchy Process (AHP) dengan bentuk umum analisis rasio manfaat-biaya dengan cara membagikan kuesioner kepada responden secara purposive dan yang berhasil dikumpulkan sebanyak 23 (dua puluh tiga) responden yaitu 15 (lima belas) dari Pemerintah Provinsi, 1 (satu) dari Badan Legislatif, 2 (dua) dari Pemerintah Kecamatan dan 5 (lima) dari Tokoh Masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini dengan menggunakan metode AHP maka diperoleh urutan prioritas pembangunan jalan lingkar Simeulue secara berurutan adalah (1) Lugu Sibahak - Sangiran, (2) Serafon - Lewak Hulu, (3) Lewak Hulu - Lhok Makmur - Sangiran, (4) Sinabang - Nasrehe, (5) Sinabang - Lugu Sibahak, (6) Alafan - Serafon, (7) Nasrehe - Alafan. Dari hasil prioritas tersebut dapat dibandingkan yaitu adanya perbedaan urutan prioritas pembangunan jalan lingkar Simeulue seperti ruas jalan Nasrehe - Alafan dan Lewak Hulu - Lhok Makmur - Sangiran menjadi prioritas utama yang akan dilaksanakan pada tahun 2015. Hasil analisis dengan menggunakan metode AHP ruas jalan Nasrehe - Alafan menempati nomor 7, Lewak Hulu - Lhok Makmur - Sangiran menempati nomor 3 pembangunannya.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK