Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH LUAS BUKAAN HOPPER DAN KADAR AIR KEDELAI TERHADAP KINERJA MESIN PENGGILING DISC MILL TIPE FCC-37
Pengarang
Dahniar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9751611469
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kedelai giling yang diproduksi oleh masyarakat Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam masih sangat terbatas sehingga diimpor dari luar daerah. Kedelai giling NAD biasanya digunakan untuk pakan ternak dan produksi tepung. Pada umumnya masyarakat di NAD mengolahnya secara tradisional, yaitu dilakukan dengan proses basah. Pengolahan dengan cara ini akan menghasilkan kedelai giling yang bermutu rendah. Selain itu membutuhkan waktu produksi yang lebih lama dibandingkan dengan pengolahan modern, yang dilakukan melalui proses penggilingan kering.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja mesin penggiling tipe Disc Mill dalam produksi tepung kedelai. Pada penelitian ini dilakukan dua macam perlakuan yaitu luas bukaan hopper dan kadar air. Luas bukaan hopper diuji pada tiga taraf yaitu 6 cm (LI). 1 2 em (L2) dan I8 cm (L3). Sedangkan kadar air diuji pada dua taraf yaitu 12% (KI) dan 8% (K2). Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap faktorial pola 2x3 dengan dua faktor. Faktor yang dianalisis adalah kapasitas giling (kg/jam), rendemen (%) dan temperatur ("C), Penelitian ini telah dilakukan di laboratorium IHmu- ilmu Pertanian Universitas Malikussaleh Lhokseumawe yang berlangsung pada bulan Mei sampai Juni 2005.
Berdasarkan hasil penelitian, pada analisis kapasitas giling diperoleh bahwa kadar air kedelai berpengaruh sangat nyata (P0,01), luas bukaan hopper berpengaruh sangat nyata (P20,0I) dan interaksi keduanya berpengaruh sangat nyata (P20,0I). Kapasitas giling yang tertinggi diperoleh pada perlakuan K2L2 (341,98 kg/jam). Pada analisis terhadap rendemen diperoleh bahwa kadar air, luas bukaan hopper dan interaksi keduanya tidak berpengaruh terhadap rendemen. Rendemen tertinggi bahan diperoleh pada K2L2 (105%). Pada analisis temperatur diperolch bahwa luas bukaan hopper berpengaruh sangat nyata(P20,0I) temperatur terbaik diperoleh pada suhu 37,38 "C,
Luas bukaan hopper, kadar air dan interaksi keduanya berpengaruh terhadap parameter yang dianalisis. Kondisi perlakuan terbaik diperoleh pada luas bukaan 12 cm (L2), kadar air 8%(K2) dan temperatur 37,38 €.
Tidak Tersedia Deskripsi
SIFAT FISIK BUBUK KOPI ARABIKA (COFFEA ARABICA) HASIL PENGGILINGAN (Oki Maulana, 2024)
KARAKTERISTIK BUBUK KAKAO KERING HASIL PENGGILINGAN (Farvizal Saputra, 2024)
UJI PERFORMANSI MESIN PENGGILING KOPI TIPE CONICAL BURR MILL UNTUK KOPI ARABIKA (FAIRUZ MUNAWIR, 2017)
PENGARUH KADAR AIR BERAS TERHADAP MUTU TEPUNG BERAS DAN KINERJA MESIN PENGGILING TIPE PINNED DISK MILL (Zuliarni AW, 2024)
UJI PERFORMANSI MESIN PENGGILING TIPE CONICAL BURR MILL TERHADAP BIJI KOPI ROBUSTA (GUSNI HIDAYAT, 2018)