PERENCANAAN POROS DENGAN BEBAN PUNTIR MENGGUNAKAN PROGRAM KOMPUTER | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN POROS DENGAN BEBAN PUNTIR MENGGUNAKAN PROGRAM KOMPUTER


Pengarang

Yuni Saputri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9951610124

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Poros merupakan salah satu bagian yang terpenting dari setiap mesin. Hampir semua mesin meneruskan tenaga bersama-sama dengan putaran. Peranan utama dalam transmisi seperti itu dipegang oleh poros. Pada penelitian ini dibahas rencana sebuah poros, khususnya poros transmisi yang mendapat pembebanan utama berupa puntir murni atau puntir dan lentur seperti pada poros motor yang akan direncanakan yaitu poros pada pompa. Poros yang direncanakan tidak mendapat beban lain kecuali torsi, maka diameter poros tersebut dapat lebih kecil dari pada yang dibayangkan.
Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan perhitungan ukuran dan bahan poros dengan beban puntir (torsi) yang sesuai dengan pembebanannya dengan menggunakan program komputer clan dilaksanakan pada Laboratorium Mesin dan Peralatan Jurusan Teknik Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam yang dimulai dari bulan Juni sampai Agustus 2004.
Pertama sekali yang harus diperhatikan dalam perencanaan poros dengan beban puntir yaitu mengambil suatu kasus dimana daya P (kW) harus ditransmisikan dan putaran poros n (rpm) diberikan sehingga diketahui factor koreksi (fc), menghitung momen puntir rencana, menentukan bahan poros sehingga diketahui kekuatan tariknya ( ern ),menentukan faktor keamanan Sf, dan 5f, menghitung tegangan geser yang diizinkan (r,), menentukan faktor koreksi untuk momen puntir (Kt) dan momen lentur (Cb), menghitung diameter poros (ds) sehingga dapat diketahui jari-jari filet dan ukuran pasak dan alur pasak, menghitung tegangan geser perencanaan lalu dilakukan pengoreksian Sf dan hasil akhir diperoleh diameter poros (ds), ukuran pasak dan alur pasak. Semua parameter diatas diperhitungkan dengan menggunakan program Quick Basic dan program penggambarannya menggunakan AutoCAD.
Berdasarkan running dari program Quick Basic, hasil penelitian dari perencanaan poros pompa dengan beban puntir dengan daya yang ditransmisikan sebesar 0, 125 kW dengan putaran porosnya 2850 rpm rnenghasilkan momen puntir 51,26316 kg.mm. bahan yang diambil dalam perencanaan ini yaitu S35C-D yang kekuatan tariknya 53 kg/mm' dan menghasilkan tegangan geser yang diizinkan 4,416667 kg/mm' sedangakan tegangan yang terjadi pada porosnya sebesar 2,944445 kg/mm sehingga diameter poros yang direncanakan sebesar 4,461258 mm sedangkan diameter bantalannya I0 mm dengan lebar pasak 2 mm, tinggi pasak 2 mm dan panjang pasak 8 mm dengan fillet 0,16.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK