<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142069">
 <titleInfo>
  <title>STUDI  BANGKITAN  DAN DISTRIBUSI  PERJALANAN  ORANG BERDASARKAN  FAKTOR SOSIO EKONOMI  ANTAR  KABUPATEN  DI PROPINSI  NANGGROE  ACEH DARUSSALAM</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Herianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pergerakan  orang  tergantung  pada  tingkat  pertumbuhan  sosio  ekonomi   karena  tata guna  lahan menjadi  tinggi  yang  berdampak  pada  peningkatan  mobilitas  seseorang.  Kebutuhan  pergerakan  yang  meningkat  akan  melebihi   kapasitas  sistem  prasarana transportasi   yang   ada    Salah  satu   permasalahan   transportasi   yang  dapat   timbul khususnya di Propinsi Nanggroe  Aceh  Darussalam adalah  meningkatnya pergerakan akan  mengakibatkan  jalan  tidak  akan  mampu   lagi   untuk   menampungnya.    Untuk mengantisipasi   hal  tersebut,   dilakukan suatu          prediksi   dan  distribusi     bangkitan pergerakan orang pada tahun  2020.   Prediksi dan  distribusi  pergerakan  didapat dengan mencari   faktor   sosio   ekonami   yang   paling   berpengaruh    terhadap   peningkatan bangkitan pergerakan orang dengan  metode  korelasi.  Selanjutnya variabel  dari  sosio ekonomi yang terpilih dilakukan uji  regresi dengan jumlah pergerakan  yang ada  masa sekarang  (2005)  yang akan  menghasilkan  suatu persamaan.  Dengan  persamaan  dan hasil   regresi   variabel   sosio   ekonomi   yang   terpilih  didapat   prediksi   bangkitan pergerakan   orang   yang  selanjutnya   dengan   metode   satu   batasan   yaitu   batasan bangkitan  diperoleh  distribusinya. Hasil  dari penelitian ini menunjukkan pergerakan orang  di  Propinsi Nanggroe  Aceh  Darussalam  sangat  dipengaruhi  oleh  peningkatan jumlah  penduduk dan peningkatan nilai  Produk  Domestik Regional  Bruto  (PDRB). Pada tahun 2020 bangkitan pergerakan orang di Propinsi Nanggroe Aceh  Darussalam mengalami kenaikan sebesar  41.66%  yaitu 1.164.509 orang dari  822.019 orang pada tahun 2005.  Bangkitan pergerakan  orang terbesar  berasal  dari  Kabupaten  Aceh Utara yang  tersebar  sebagian   besar   ke  Lhokseumawe   (40.410  orang),   Bireuen  (18.438 orang)   dan  Aceh  Timur  (17.824 orang).   Hal  ini   dapat   terlihat   pula  dari  garis keinginan   yang  menunjukkan  Kota  Lhokseumawe  memiliki  garis  keinginan  yang memiliki ketebalan  yang  bcsar  karena  merupakan   sebaran   terbesar  dibandingkan dengan  kabupaten-kabupaten yang lain.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142069</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-02 17:09:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-02 17:09:34</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>