<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142007">
 <titleInfo>
  <title>EFISIENSI PENGGUNAAN ALAT TANGKAP PERIKANAN (STUDI KASUS DI LAMPULO BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mirjan Fajrialda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian ini membahas tentang efisiensi penggunaan alat tangkap perikanan di  Lampulo, Kota Banda  Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat efisiensi penggunaan input dan efisiensi proses produksi. Data yang digunakan   adalah data primer, yaitu data yang langsung diambil dari lapangan (Lampulo) melalui  media kuisioner.  Model analisis yang digunakan adalah fungsi produksi Cobb-Douglas  Hasil  estimasi memperlihatkan bahwa variabel modal dan tenaga kerja memberikan  pengaruh positif yang signifikan terhadap hasil tangkapan ikan di Lampulo. Hasil uji  memperlihatkan bahwa nelayan sudah efisien dalam penggunaan input, tetapi belum    efisien dalam proses produksi.  ini dibuktikan dengan uji F yang terlihat secara statistik  lebih  besar dari p-value yaitu sebesar 1.9079067&gt; 0.05640 dan uji  Wald secara statistik  lebih besar dari p-value yaitu 3.6401080 &gt; 0.05640. Berdasaran uji F  tersebut  dapat  dinyatakan bahwa nelayan sudah efisien dalam penggunaan input. Namun pada proses  produksi menunjukkan  bahwa  nelayan di Lampulo belum mencapai efisiensi.  Hal ini  dibuktikan dengan uji efisiensi proses produksi, dimana dari 100 sampel yang diteliti  hanya 32 persen yang efisien selebihnya 68 persen lagi menunjukkan perentase yang  tidak efisien. Diharapkan kepada permerintah khususnya Dinas Kelautan dan  Perikanan  Provinsi Aceh/Kota Banda Aceh dapat memberikan penyuluhan atau bimbingan  managerial, bantuan permodalan, serta bantuan teknis kepada para nelayan, dan  menyadarkan dalam penggunaan input dan proses produksi  &#13;
Kata Kunci: Efisiensi, Alat Tangkap Perikanan, Lampulo, Kota  Banda Aceh &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - ECONOMICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FISHING - COMMERCIAL TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>338.372 7</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142007</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 14:51:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 15:10:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>