<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141993">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGARUH SUHU PENCAMPURAN DAN PEMADATAN DENGAN BAHAN  ADITIF LATEKS TERHADAP PARAMETER MARSHALL  (BERDASARKAN BINA MARGA  DAN UJI VISKOSITAS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muzwardi Syah Putra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Aspal  merupakan material  perekat yang bersifat termoplastis, yang pada temperatur  ruang berbentuk  padat sampai  agak  padat dan akan mencair jika dipanaskan. Sifat ini dinamakan kepekaan terhadap  perubahan temperatur. Bersama dengan agregal, aspal merupakan    material   pembentuk   campuran   perkerasan   jalan.    Dalam   proses pencampuran   dan  pemadatan  aspal  dan  agregat  perlu   adanya  perencanaan suhu pencampuran  dan  pemadatan.  Bina  Marga  menetapkan  suhu  pencampuran pada  160 C dan  suhu pemadatan pada  140 C. Sukirman  (2003) menyatakan temperatur pencampuran  adalah temperatur  pada  saat  aspal  mempunyai viskositas  kinematis sebesar I70 ± 20 centistokes dan  temperatur pemadatan adalah temperatur pada saat aspal mempunyai viskositas kinematis sebesar 280±30 centistokes. Tujuan penelitian ini adalah untuk  mengetahui pengaruh suhu pencampuran dan  pemadatan campuran beraspal  berdasarkan  Bina   Marga   dan   uji  viskositas terhadap parameter  Marshall dengan menambahkan  bahan aditif berupa lateks. Material aspal  yang menjadi  objek penelitian  ini   adalah  aspal    pen.  60/70 merk  Esso   ditambah  3%   lateks.   Material agregat yang  digunakan merupakan  agregat  bergradasi  rapat tipe  IV.  Penelitian ini dimulai   dengan   pembuatan benda uji yang  menggunakan suhu  hasil  test viskositas. Dari hasil   pemeriksaan viskositas didapat  suhu  pencampuran pada  167C dan suhu pemadatan pada  152C. Pada  penelitian ini  digunakan  variasi kadar aspal  5%;  5,5%; 6%,  6,5%;  7%   dari   berat   total  campuran. Masing-masing kadar  aspal      dibuat sebanyak 3 buah   dengan  total   I5  buah benda uji.  Dari hasil   parameter  Marshall didapat  Kadar  Aspal  Optimum aspal  ditambah 3%  lateks suhu  uji viskositas sebesar  5,97%. Hasil  penelitian lalu  dibandingkan dengan hasil  ndrina  (2007) menunjukkan bahwa  nilai parameter Marshall aspal  ditambah 3%  lateks dengan suhu  Bina Marga lebih  baik  dibanding hasil  parameter Marshall  aspal  ditambah 3%  lateks dengan suhu uji viskositas,  walaupun demikian dengan terjadinya peningkatan suhu  pada proses pencampuran   dan   pemadatan  campuran  beraspal dari  hasil  uji   viskositas  telah membuat kelelehan  plastis dan persen rongga menjadi kecil juga  membuat campuran lebih  lentur&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT CONCRETE - ROAD ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>625.85</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141993</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 11:35:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 15:05:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>