PENGARUH ALIRAN KAS INTERNAL, INTENSITAS MODAL DAN PENJUALAN TERHADAP PENGELUARAN MODAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH ALIRAN KAS INTERNAL, INTENSITAS MODAL DAN PENJUALAN TERHADAP PENGELUARAN MODAL PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK JAKARTA


Pengarang

Effa Rimayanti - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0011310593

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Akuntansi (S1) / PDDIKTI : 62201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2005

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.152

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris tentang pengaruh aliran kas internal, intensitas modal dan penjualan terhadap pengeluaran modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di bursa Efek Jakarta selama S5 (lima) tahun dari tahun 2000 sampai dengan tahun 2004. Sampel yang digunakan sebanyak I05 perusahaan manufaktur yang diperoleh dengan menggunakan metode purposive samping method
Data dianalisis dengan menggunakan model regresi linear berganda. Kemudian pengujian dirangkai dengan uji t dan uji F untuk menguji pengaruh aliran kas internal, intensitas modal dan penjualan terhadap pengeluaran modal secara individual maupun secara bersama-saa
Hasil penelitian menunjukkan bahwa aliran kas internal tidal berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran modal, hal tersebut didasark.an pada nilai thitung lebih kecil dari ttabel (0,551 < 1,980) dengan nilai probabilitas lebih besar dari tingkat signifikansi (0,582 > 0,05). Intensitas modal berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran modal, hal tersebut didasarkan pada nilai thitung lebih besar dari ttabel (-2512 > I,980) dengan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikasi (0,012 > 0,05). Sedangkan penjualan bersih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengeluaran modal, hal tersebut didasarkan pada nilai ta lebih besar dari % (4,42 > 1,980) dengan nilai probabilitas jauh lebih kecil dari tingkat signifikasi (0,000 < 0,05). Tetpi, jika diuji seara menyeluruh maka aliran kas
internal, intensitas modal dan penjualan memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengeluaran modal, karena nilai lebih besar dari Fa (A0HI > 2,696) dengan nilai probabilitas lebih kecil dari tingkat signifikansi (0,000 < 0,05).
Berdasarkan analisis diatas dapat disimpulkan bahwa intensitas modal dan penjualan bersih secara bersamar-sama berpengaruh signifikan terhadap pongeluaran modal perusahaan manufaktur, sedangkan secara individu aliran kas internal tidak berpengaruh secara signifikan terhadap pengeluaran modal perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Jakarta

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK