<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141959">
 <titleInfo>
  <title>PEMBUATAN PULP DARI  SABUT KELAPA DENGAN SISTEM ORGANOSOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Fadhil</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  pemanfaatan    sabut   kelapa   sebagai   bahan   baku  pembuatan   pulp bertujuan  untuk   mencari kondisi  optimum  proses delignifikasi,  yaitu pengaruh temperatur pemasakan, waktu pemasakan, dan konsentrasi  katalis NaOH Kondisi optimum   adalah   kondisi  yang memberikan   yield pulp  dengan  kandungan   a­ selulosa  tinggi,  sehingga memenuhi   syarat sebagai  bahan  baku  pembuatan kertas.   Proses organosolv  adalah   proses yang   menggunakan   &#13;
larutan   penasak etanol  dan  NaOH  sebagai  katalis   Pemasakan  dilakukan   di  dalam  autoclave, penghilangan hgmin  (delignifikasi) dilakukan  pada konsentrasi  etanol  tetap  yaitu 50% dan  rasio  larutan  pemasak/sabut  kelapa  20 :  I, waktu  pemasakan (heating up)  45 menit,  temperatur pemasakan   120,  140 dan  160'C  dan waktu pemasakan dipertahankan  100, 40 dan  I0 menit Konsentrasi  katalis NaOH ditetapkan pada l%,   3%  dan   6%   dan  berat   kering sampel    Hasil   percobaan   menunyukkan perolehan   pulp   tertnggr  adalah   66,18%   pada temperatur   120rC,  konsentrasi katalis  NaOH  1% dan  waktu  operasi  100 menit  Kandungan  selulosa    optimum adalah  sebesar 80,48%, pada temperatur  pemasakan 160'C, waktu  pemasakan 140 menit,  dan  konsentrasi   katalis  NaOH   6%     Bilangan   kappa tertinggr  didapat sebesar  99,09  pada temperatur  pemasakan  120€waktu pemasakan   I00  menit dan konsentrasi katalis 1 % Pulp yang diperoleh  dan penelitian ini  bisa digunakan sebagai pulp kertas  &#13;
&#13;
Kata kunci  :  Sabut  kelapa, delignifikasi, organosolv,  selulosa&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PULP</topic>
 </subject>
 <classification>676.1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 09:19:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 10:21:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>