<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141945">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS DETERMINAN FAKTOR RISIKO MINOR TERJADINYA SEPSIS NEONATORUM AWITAN DINI DI NICU RS DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diana Liza Merisa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis-I llmu Kesehatan Anak</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Sepsis neonatorum hingga saat ini masih merupakan masalah yang belum dapat terpecahkan dalam pelayanan dan perawatan neonatus. Sepsis neonatorum, pneumonia, dan meningitis menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada neonatus diseluruh dunia. Sepsis dapat menyebabkan terjadinya luaran neurodevelopmental yang buruk. Memahami berbagai faktor risiko sepsis neonatorum diharapkan dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya sepsis neonatorum.&#13;
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan faktor risiko minor terjadinya sepsis neonatorum awitan dini di NICU RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.&#13;
Metode: Desain penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional, menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien sepsis neonatorum. Kemaknaan hasil uji statistik berdasarkan nilai p12 jam (p=0,001 OR 14,5), riwayat demam intrapartum (p=0,805, OR 1,48), ibu dengan infeksi saluran kemih (p=0,657 OR 0,53),  berat badan lahir rendah (p=0,005, OR 11,5), usia gestasi (p=0,019, OR 6,9),  Skor APGAR (p=0,385 OR 2,3), dan kelahiran gemeli (p=1,000, OR 0,65). Analisis multivariat didapatkan determinan faktor risiko minor sepsis neonatorum awitan dini yaitu ketuban pecah dini &gt;12 jam, berat badan lahir rendah, dan usia gestasi.&#13;
Kesimpulan: Ketuban pecah dini &gt;12 jam, berat badan lahir rendah, dan usia gestasi merupakan faktor risiko minor terjadinya sepsis neonatorum awitan dini. &#13;
&#13;
Kata kunci: faktor risiko minor, sepsis neonatorum, awitan dini&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>NEONATES - PEDIATRICS</topic>
 </subject>
 <classification>618.920 1</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141945</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-28 15:24:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-29 16:24:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>