<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141939">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masri</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan</publisher>
   <dateIssued>2009</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Fasilitas merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi tingkat partisipasi masyarakat untuk melakukan olahraga. Merujuk pada luas fasilitas olahraga yang tersedia di suatu daerah, maka semakin mudah masyarakat menggunakan dan memanfaatkan untuk melakukan berbagai kegiatan olahraga difasilitas olahraga tersebut. Fasilitas olahraga merupakan salah satu kebutuhan dasar untuk, melakukan suatu aktivitas olahraga. Walaupun demikian pada saat ini di daerah-daerah semakin terbatas kesempatan bagi masyarakat untuk menggunakan fasilitas olahraga, kondisi ini pada akhirnya akan cenderung menurunkan minat dan partisipasi mereka untuk melakkan kegiatan olahraga Karena terbatasnya fasilitas untuk berolahraga tanpa adanya fasilitas olahraga yang memadai sulit rasanya mengharapkan partisipasi masyarakat dalam melakukan aktivitas olahraga atau sebaliknya. Yang menjadi tujuan penelitian adalah untuk mengetahui keberadaan fasilitas olahraga dan hambatan-hambatan yang sering dihadapi mayarakat dalam penyediaan fasilitas olahraga di Kabupaten Pidie Metode pengumpulan data digunakan ini teknik survei dan wawancara. Sedangakan populasi dalam penelitian ini seluruh kecamatan-kecamatan yang ada dalam kabupaten pidie berjumlah 30 kecamatan, sedangkan yang menjadi sampel sebanyak 25 % dari populasi atau kecamatan. selanjutnya data di analisis dengan menggunakan rumus indek fasilitas olahraga, dari hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rasio fasilitas olahraga sebesar 0, 343, dengan demikian dapat disimpulkan bahwa fasilitas olahraga yang tersedia di Kabupaten Pidie termasuk dalam kategori rendah. Selanjutnya hambatan yang sangat menonjol dalam penyediaan fasilitas olahraga adalah kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pentingnya olahraga dalam kehidupan. Kurangnya dana dan pengeseran fungsi fasilitas olahrga menjadi daerah pemukiman dan persawahan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SPORTS</topic>
 </subject>
 <classification>796</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141939</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-28 15:20:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-28 15:47:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>