Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH STADIA KEMASAKAN BUAH DAN LETAK BIJI TERHADAP VIABILITAS BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS LMK.)
Pengarang
Alkausar - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0151110004
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2005
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stadia kemasakan buah dan letak biji yang terbaik terhadap viabilitas benih nangka, serta interaksi antara kedua faktor yang diteliti.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh, berlangsung dari tanggal 18 Mei sarnpai dengan 10 Juni 2005.
Bahan dan alat yang digunakan dalarn penelitian ini adalah benih nangka varietas lokal yang digolongkan kedalam jenis nangka besar yang diambil dari Kemukiman Saree Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar, benih diambil pada buah menurut stadia kemasakan pramasak fisiologis, masak fisiologis dan pasca masak fisiologis. Berdasarkan letak yaitu pada bagian pangkal, tengah dan ujung buah, untuk setiap satuan perlakuan yang diteliti masing-masing digunakan 10 benih. Media perkecambahan yang digunakan adalah media pasir masing-masing 3 kg untuk setiap satuan percobaan yang dimasukkan kedalam wadah polybag ukuran 5 kg disiram setiap hari dengan menggunakan hand sprayer dengan jumlah air yang sama dan merata.
Rancangan yang digunakan pada penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial 3x3 dengan 3 ulangan, dimana terdapat 9 kombinasi perlakuan dan terdapat 27 satuan percobaan. Faktor yang diteliti adalah stadia kemasakan buah
dan letak biji yang masing-masing terdiri atas 3 taraf. Stadia kemasakan buah terdiri dari kemasakan pramasak fisiologis, masak fisiologis, dan pascamasak fisiologis, sedangkan letak biji terdiri atas letak pada bagian pangkal, tengah dan ujung buah. Parameter viabilitas yang diteliti adalah potensi tumbuh, daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa stadia kemasakan buah berpengaruh sangat nyata terhadap daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh, serta berbeda nyata terhadap potensi tumbuh. Stadia kemasakan yang terbaik terhadap viabilitas benih nangka adalah pada stadia kemasakan masak fisiologis.
Letak biji berpengaruh sangat nyata terhadap kecepatan tumbuh dan daya
berkecambah, akan tetapi memberikan pengaruh yang tidak nyata terhadap
potensi tumbuh dan keserempakan tumbuh.
Terdapat interaksi yang sangat nyata antara stadia kemasakan buah dan letak biji terhadap kecepatan tumbuh dan terdapat interaksi yang nyata terhadap daya berkecambah, tetapi tidak terdapat interaksi yang nyata terhadap potensi tumbuh dan keserempakan tumbuh.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH KEDALAMAN TANAM DAN KEMASAKAN BUAH TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L.) (Nova Diana, 2024)
VIABILITAS DAN VIGOR BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L.) PADA BEBERAPA TINGKAT KEMASAKAN DAN CARA SIMPAN BENIH (Nur Laini, 2024)
PENGARUH STADIA KEMASAKAN DAN PERLAKUAN BENIH TERHADAP VIABILITAS BENIH LAMTORO GUNG (LEUCAENA LEUCACEPHAL) (Hidayati, 2022)
PENGARUH MEDIA KECAMBAH DAN KEDALAMAN TANAM TERHADAP VIABILITAS BENIH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS L,.) (Muhammad Fahmi, 2024)
PENGARUH TINGKAT KEMASAKAN BUAH DAN PERIODE SIMPAN TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH KAKAO (THEOBROMA CACAO L.) (Ridha Maihaqi, 2024)