PERUBAHAN SIFAT FISIKOKIMIA SUSU KEDELAI DARI INDUSTRI KECIL DI BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERUBAHAN SIFAT FISIKOKIMIA SUSU KEDELAI DARI INDUSTRI KECIL DI BANDA ACEH


Pengarang

Fachrial Nazly - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0205105010024

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

663.64

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kedelai (Glicin max) merupakan tanaman yang memiliki kandungan gizi yang baik dan sangat potensial untuk dikembangkan di negara-negara yang penduduknya memiliki tingkat ekonomi yang masih rendah seperti Indonesia. Kedelai dapat diolah menjadi produk yang bermutu seperti susu kedelai, tempe, dan sebagainya.
Susu kedelai adalah produk seperti susu sapi yang terbuat dari ekstrak kedelai. Susu kedelai diperoleh dengan cara penggilingan biji kedelai yang telah direndam dalam air. Hasil penggilingan kemudian disaring untuk memperoleh filtrat yang kemudian dididihkan dan diberi bahan tambahan seperti essen untuk meningkatkan aroma dan gula untuk meningkatkan rasanya.
Penurunan kandungan gizi susu kedelai yang disebabkan oleh pengaruh suhu dan lama penyimpanan selama dipasarkan kurang mendapatkan perhatian dari produsen dan konsumen. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dan mempelajari perubahan sifat fisikokimia susu kedelai yang diproduksi oleh beberapa industri kecil di Kata Banda Aceh akibat pengaruh suhu dan lama penyimpanan.
Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial pola 2 x 3 x 2 dcngan 2 kali ulangan. Faktor-faktor yang diamati
pengaruhnya adalah sumber susu kedelai (J), suhu penyimpanan (T), dan lama penyimpanan (W). Sumber susu kedelai (J) terdiri atas 2 taraf yaitu h (sumber susu kedelai I) dan J (sumber susu kedelai I). Suhu penyimpanan terdiri atas 3 taraf yaitu T, (10 C), T, (25 C), dan T, (40 C). Lama penyimpanan yang terdiri atas 2 taraf yaitu W, (2 hari), dan W (4 hari). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis sidik ragam dan dilanjutkan dengan uji BNT (Beda Nyata Terkecil). Parameter yang diamati adalah total padatan, kadar protein, kadar lemak, nilai pH, Total Cell Count (TCC) mikroorganisme, bahan pengawet, dan organoleptik terhadap wama, aroma, dan rasa.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber susu kedelai berpengaruh sangat nyata (P < 0,01) terhadap nilai organoleptik rasa, warna, dan aroma, dan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap TCC Mikroorganisme dari susu kedelai. Suhu penyimpanan berpengaruh nyata (P < 0,05) terhadap kadar lemak, nilai pH, nilai organoleptik rasa dari susu kedelai. Lama penyimpanan berpengaruh sangat nyata (P < 0.01) terhadap kadar lemak dan nilai organoleptik rasa susu kedelai serta berpengaruh nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK