<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141881">
 <titleInfo>
  <title>PEMBERIAN KOMPOS KOMBINASI PUPUK KANDANG DENGAN- ECENG  GONDOK (EICHORNIA  CRASSIPES (MART.) SOLMS) DAN PUPUK  BUATAN TERHADAP PERUBAHAN BEBERAPA SIFAT KIMIA ULTISOL SERTA  PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aklima Mutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>AKLIMA MUTIA. &quot;Pemberian  Kompos  Kombinasi  Pupuk  Kandang  dengan  Eceng Gondok  (Eichornia crassipes (Mart.) Solms) dan Pupuk   Buatan terhadap Perubahan  Beberapa  Sifat Kimia Ultisol  serta Pertumbuhan  dan Hasil Tanaman Jagung  (Zea mays L.)&quot; dibawah bimbingan  Yadi Jufri sebagai pembimbing utama dan Manfarizah  sebagai  pembimbing anggota.&#13;
          Penelitian bertujuan untuk mengetahui  pemberian kompos  kombinasi pupuk  kandang  dengan  eceng  gondok  (Eichornia crassipes (Mart.)  Solms)  dan pupuk buatan terhadap perubahan  beberapa  sifat kimia UItisol serta pertumbuhan dan hasil tanaman jagung (Zea mays L.).&#13;
           Penelitian  telah  dilaksanakan  di  Kebun  Percobaan   Fakultas   Pertanian  Universitas  Syiah  Kuala Banda  Aceh,  dan merupakan penelitian  lapangan  yang menggunakan  polybag.  Analisis  tanah  dilakukan  di  Laboratorium  Kimia Tanah Fakultas  Pertanian  Universitas  Syiah  Kuala,  Laboratorium   BPTP  Kota  Banda Aceh.  &#13;
          Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pupuk kandang dengan  dosis 5, 10, dan  15 ton ha' dan eceng gondok dengan dosis  15, 20, dan 25 ton ha' Benih  jagung yang digunakan adalah varietas BISI 2, Effective Microorganisme&#13;
4 (EM-4) digunakan sebagai  aktivator,  pupuk  buatan  berupa  pupuk  Urea 200 kg ha',  TSP   100 kg  ha'  dan  KCI  200  kg  ha'.   Curater   diberikan   pada   saat penanaman benih jagung di lapangan.&#13;
          Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah alat-alat di laboratorium  seperti  timbangan   analitik,  mesin  pengocok,  oven,  spectrophotometer  UV  VIS  1700, flame  photometer,  pH-meter  dan   berbagai  peralatan   gelas.   Alat   yang  digunakan  di  kebun   percobaan  adalah   cangkul,   gembor,   polybag,  timbangan,pisau, ayakan.&#13;
          Penelitian   ini  menggunakan Rancangan  Acak  Kelompok   (RAK)  dengan  11    kombinasi  perlakuan   dan  diulang  sebanyak   3  kali,  sehingga  diperoleh  33  satuan percobaan.&#13;
           Pengamatan  untuk  tanah  dilakukan   dengan analisis  terhadap  pH  tanah, kandungan N-total,  P-tersedia dan  K-dd  sebelum  dan setelah  pemberian  kompos. Pengamatan untuk  tanaman  jagung pada  saat  pertumbuhan adalah tinggi  tanaman pada  umur   15,  30,  45  dan  60  hari  setelah  tanam.  Untuk  hasilnya  yang  diamati  adalah berat buah berkelobot dan tanpa kelobot.&#13;
          Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian kompos kombinasi pupuk  kandang  dengan  eceng  gondok  dapat meningkatkan kandungan hara dari beberapa sifat  kimia  Ultisol  yaitu  N-total,   P-tersedia dan  K-dd,  sedangkan  pH  HO tidak mengalami   peningkatan.    Pengaruh   pemberian    kompos    dan    pupuk    buatan  berpengaruh  sangat  nyata  terhadap tinggi  tanaman  pada  umur  15,  30, 45, dan 60  HST  dan  mempunyai  perbedaan  nyata   terhadap  rata-rata tinggi  tanaman   pada umur  15,  30,  dan 45  HST.  Tanaman   tertinggi dijumpai pada perlakuan F (150g pupuk  kandang  + 2500g  eceng  gondok)  atau  15  ton  ha' pupuk  kandang  + 25 ton  ha' eceng   gondok   dan  ditambahkan   50  % pupuk   buatan.   Pada  umur  60  HST tinggi  tanaman dijumpai pada  perlakuan B (IO0g pupuk  kandang  + 2000g  eceng gondok)  atau   10  ton  ha' pupuk  kandang  + 20  ton  ha' eceng  gondok dan  tidak  ditambahkan pupuk  buatan.    Pemberian   kompos  dan  pupuk  buatan  berpengaruh  sangat  nyata  terhadap   berat  buah  berkclobot  dan  tanpa  kelobot  pada  umur  70  HST. Berat buah berkelobot dijumpai  pada  perlakuan  F ( 150g pupuk kandang +  2500g eceng gondok) atau  15 ton ha'  pupuk kandang + 25 ton ha' eceng gondok dan ditambahkan 50 % pupuk buatan dan perlakuan  tanpa kelobot  dijumpai  pada perlakuan D (50g  pupuk  kandang  + 150g eceng  gondok) atau  5 ton  ha'  pupuk kandang + 15 ton ha' eceng gondok dan ditambahkan 50 % pupuk buatan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOST</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL CHEMISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORN - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>FERTILIZERS - USE</topic>
 </subject>
 <classification>635.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141881</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-28 11:18:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-28 11:27:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>