Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIK OPERATOR PADA PENGOPERASIAN COMBINE HARVESTER TIPE CA 130 P.
Pengarang
Nelinda - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9951611843
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2006
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sebagian besar mesin impor maupun yang telah diproduksi di dalam negeri masih dirancang dan dibuat berdasarkan ukuran fisik pekerja Eropa, Jepang dan Amerika yang merupakan negara produsen mesin-mesin pertanian modern. Namun untuk kemajuan pcnggunaan mesin-mesin dalam meningkatkan produktivitas kerja pctani, diperlukan ukuran yang sesuai dengan pekerja lokal. Oleh karena itu kenyamanan dalam pengoperasian combine harvester perlu diperbaiki agar penempatan alat-alat kendali dapat disesuaikan dengan ukuran penggunanya.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis antropometri dan biomekanik operator pada ruang kendali combine harvester tipe CA 130 P sehingga dapat dilakukan penggambaran daerah kerja operator.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Mesin dan Peralatan Jurusan Teknik Pertanian Universitas Syiah Kuala. Langkah-langkah penelitian adalah mengukur dimensi tubuh operator dan alat-alat kendali combine harvester dengan menggunakan antropometer dan meteran pita scrta mengukur selang gerak anggota tubuh operator dan kekuatan gaya alat-alat kendali dengan menggunakan timbangan pegas.
Hasil dari pengukuran tersebut didapatkan penggambaran daerah kerja operator yang merupakan pemplotan data antropometri dimensi tubuh operator dengan pengamatan pada ruang kendali combine harvester. sehingga didapat jangkauan maksimum 64 cm dan jangkauan normalnya 44 cm.
Posisi tongkat kemudi berada di luar daerah kerja maksimum, karena
jaraknya dari titik nol adalah 71 cm sedangkan jangkauan tangan maksimum operator adalah 64 cm, sehingga pada saat operator menjangkaunya dengan membentuk sudut 180° pada lengan, terjadi perubahan posisi tubuh yaitu condong ke depan. Tetapi karena tongkat kemudia ini hanya digunakan untuk berbelok sehingga tidak terlalu berpengaruh ataupun menghambat kerja operator.
Main shift, range shift dan gas juga merupakan alat kendali yang berada pada daerah kerja maksimum. Pada main shift, ketika pada posisi gigi 1 terbentuk sudut lengan 150° dan pada posisi gigi mundur terbentuk sudut 120. Hal ini berarti main shift pada posisi gigi 1 dan gigi mundur berada pada daerah kerja nonnal. Tetapi untuk pengoperasian alat kendali ini juga tidak begitu berpengaruh karena hanya digunakan sesaat, seperti main shift digunakan pada saat memindahkan gigi saja.
Jangkauan maksimum kaki adalah 92 cm dengan membentuk sudut lutut
155", jangkauan normalnya yaitu 72 cm pada sudut 110", sedangkan posisi istirahat yaitu 57 cm pada sudut 95". Kopling adalah alat kendali utama yang dikendalikan dengan kaki yang berada pada posisi istirahat.
Berdasarkan hasil dari analisis biomekanik dari alat-alat kendali yang dikendalikan dengan tangan dapat diketahui bahwa kekuatan gaya terbesar adalah pada gas yaitu sebesar 30,5 lb. Sedangkan gaya terkccil adalah pada main shift
Tidak Tersedia Deskripsi
DAMPAK PENGGUNAAN MESIN COMBINE HARVESTER TERHADAP PENDAPATAN DAN TRANSFORMASI TENAGA KERJA BURUH TANI PADA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA (LELIA ULFA, 2024)
ANALISIS ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIK OPERATOR PADA PENGOPERASIAN TRAKTOR TANGAN YANMAR TIPE YZA 120 (Edwar, 2024)
ANALISIS PENGEMBANGAN THRESHER DAN COMBINE HARVESTER UNTUK PRODUKTIVITAS PADI DI KABUPATEN PIDIE (ARFAT MIRZA, 2018)
ANALISIS ANTROPOMETRI DAN BIOMEKANIK OPERATOR PADA PENGOPERASIANRNMESIN PEMANEN PADI (REAPER TIPE YAP-120) (Fazriadi, 2024)
ETIMASI KEHILANGAN PADI PADA PEMANENAN MANUAL DAN COMBINE HARVESTER MENGGUNAKAN FACTORIAL COMPLETELY RANDOMIZED DESIGN (Badratun Nafis, 2025)