<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141791">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH   KONSENTRASI   ROOTONE   F   DAN   LAMA   PERENDAMAN TERHADAP  VIABILITAS   BENIH   CABAI   (CAPSICUM  ANNUM  L.)  KADALUARSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safwizar</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan untuk mengetahui  konsentrasi  Rootone  F dan  lama perendaman  terhadap  peningkatan  viabilitas dan vigor benih kadaluarsa. dan untuk mengetahui   nyata   tidaknya   interaksi   antara   konsentrasi   Rootone   F  dan   lama perendaman benih cabai kadal uarsa.&#13;
Penelitian dilaksanakan  di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Fakultas Pertanian Universitas  Syiah Kuala, Darussalam Banda Aceh yang berlangsung  pada Tanggal 18 Januari sampai 30 Maret 2006.&#13;
Rancangan  yang  digu.nakan  dalam  penelitian  ini  adalah  Rancangan  Acak lengkap ( RAL ) Pola  Faktorial 4 X 3  dengan  Tiga  ulangan.  Faktor  yang  diteliti adalah perlakuan terdiri atas    konsentrasi     Rootone F  0, 20, 40,  dan  60  mg/I  air dan faktor lama perendarnan yang diteliti adalah perlakuan terdiri alas 2, 4, dan 6 jam.&#13;
Parameter  Viabilitas  Potensial  yang  diamati  meliputi,  potensi  tumbuh  dan daya berkecambah, kecepatan tumbuh dan keserempakan tumbuh.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa,  konsentrasi  Rootone  F  berpengaruh sangat   nyata   terhadap   semua   parameter:   Potensi   tumbuh,   daya   berkecambah, kecepatan tumbuh,  dan keserempakan  tumbuh. Konsentrasi Rootone  F yang efektif terhadap viabilitas benih cabai kadaluarsa adalah 20 mg /lair.&#13;
Lama perendaman  benih berpengaruh tidak nyata terhadap  semua parameter:&#13;
&#13;
potensi tumbuh, daya berkecarnbah,  kecepatan tumbuh, dan keserempakan  tumbuh.&#13;
&#13;
Terdapat  interaksi  yang  tidak nyata antara konsentrasi Rootone  F dan lama perendaman benih cabai kadaluarsa terhadap semua parameter yang di amati.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHILI</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEEDS - NURSERY PRODUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>631.521</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141791</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-26 12:20:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-28 15:19:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>