Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KALIBRASI TRANSMISI SINAR NEAR INFRARED UNTUK MENGUJI KANDUNGAN TOTAL PADATAN TERLARUT DAN VITAMIN C BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS L.) SECARA NON DESTRUKTIF
Pengarang
Nurisna - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0405106010058
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Jeruk merupakan salah satu jenis buah dengan tingkat produksi yang tinggi karena memiliki nilai ekonomis dan banyak digemari masyarakat. Di Provinsi Aceh, khususnya di Kabupaten Aceh Tengah jeruk siam merupakan jenis jeruk dengan tingkat produksi tertinggi. Luas tanaman jeruk siam di Aceh Tengah tahun 2009 adalah 178 ha dengan hasil produksi 1.224 ton dan produktivitas rata-rata 80 ton/ha (Badan Pusat Statistik, 2009). Melimpahnya produksi pada saat panen raya membuat petani harus menjaga kualitas dari jeruk agar tidak mengalami kerugian.Penentuan kandungan total padatan terlarut (TPT) dan vitamin C merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting dalam menentukan kualitas, karena banyak konsumen yang membeli buah jeruk berdasarkan kualitas dari buah tersebut. Kualitas juga dapat menggarnbarkan tingkat keunggulan dari buah.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji kandungan TPT dan vitaminC buah jeruk tanpa harus merusak (non destruktif) dengan kalibrasi transmisi sinar NIR yang
digunakan untuk melihat kualitas dari buah jeruk. Bahan yang digunakan dalarn penelitian ini adalah 50 buah jeruk siam (Citrus nobilis L.) yang berasal dari
Takengon Aceh Tengah, yang dibagi dalam 2 kelompok yaitu 30 buah digunakan untuk tahap kalibrasi dan 20 buah digunakan untuk tahap validasi. Serta digunakan pula data sekunder yang merupakan nilai transmitan sinar near infrared pada buah jeruk dari penelitian Munawar (2006). Dengan panjang gelombang yang digunakan adalah 700 nm - 2500 nm
Penelitian di lakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai dengan
mencari data primer dari kadar vitamin C dan TPT buah jeruk. Pada tahap kedua sebagian data primer dan data sekunder yang telah ada dimasukkan kedalam metode Stepwise untuk mendapatkan persamaan kalibrasi dan panjang gelombang optimumnya. Sedangkan sisa data yang lainnya digunakan pada proses validasi untuk menguji keakuratan data kalibrasi yang diperoleh.
Hasil pengujian menunjukkan persamaan kalibrasi yang dibangun
menggunakan metode stepwise dalam menentukan panjang gelombang transmitan sinar NIR masih kurang akurat, yaitu untuk kadar TPT (955 nm dan 1100 nm) dan kadar vitamin C (900 nm ,955 run dan 1115 nm). Hal ini dilihat dari r, RPD, RER dan Standar eror, yang dihasilkan. Pada tahap kalibrasi diperoleh nilai, r, RPO dan standar eror secara berturut-turut sebesar 0,780, 1,619 dan 0,280 Brix untuk kadar TPT dan 0,8, 1,585,dan 0, 134 mg/100g untuk kadar vitamin C. Sedangkan pada tahap validasi nilai r, RER dan standard error berturut-turut sebesar 0,470, 2,263 dan
0,581Brix untuk kadar TPT dan 0,4, 1,660 dan 0,265 mg/100g untuk kadar vitamin.
Untuk penelitian lebih lanjut disarankan untuk meningkatkan hasil validasi dengan menggunakan validasi silang (cross validation), dan dengan menggunakan varietas jeruk yang sama dengan pengukuran spectrum NIRS untuk mendapatkan persamaan kalibrasi yang lebih akurat.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENENTUAN PANJANG GELOMBANG OPTIMUM DARI ABSORPSI SINAR NEAR INFRARED UNTUK PREDIKSI KUALITAS BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS L.) (Rainanur, 2024)
TEKNOLOGI NEAR INFRARED REFLECTANCE SPECTROSCOPY UNTUK PREDIKSI CEPAT PERUBAHAN TOTAL PADATAN TERLARUT JERUK SIAM SELAMA PENYIMPANAN (NORA NUR ARISKA, 2018)
EFEKTIVITAS FUMIGAN EKSTRAK KULIT BUAH JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS) SEBAGAI PESTISIDA NABATI PADA NYAMUK CULEX SP. (JAUHARATI NASSAF, 2020)
PENDUGAAN UMUR SIMPAN JERUK SIAM (CITRUS NOBILIS VAR. MICROCARPA) BERDASARKAN KANDUNGAN VITAMIN C MENGGUNAKAN PERSAMAAN ARRHENIUS (Niken Wahyuningsih, 2016)
HUBUNGAN KEKERABATAN FENETIK 7 SPESIES JERUK DI DATARAN TINGGI BENER MERIAH (Aulia Agustina, 2017)