Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAPASITAS LENTUR PELAT LANTAI PRACETAK PROFIL KANAL (U) BETON BUSA AKIBAT VARIASI TULANGAN TARIK
Pengarang
Zulfan Effendi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0804101010057
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
691.3
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Pelat lantai dalam suatu bangunan pada umumnya adalah salah satu elemen penting pada bangunan gedung. Untuk pelat lantai beton bertulang biasa memerlukan semen, agregat, pasir dan kayu untuk cetakan serta perancah. Pada saat ini, kayu relatif mahal dan susah mendapatkan kayu dengan mutu yang baik. Oleh karena itu, muncul gagasan untuk membuat pelat lantai pracetak. Pelat lantai pracetak yang dimaksud terbuat dari beton busa berbentuk profil kanal (U). Pada penelitian ini, tahap awal yaitu menghitung kapasitas dari profil kanal (U) beton busa. Benda uji yang dibuat 3 profil kanal U dengan variabel tertuju pada variasi 3 (5D 13), 4 (6D13) dan 5 (7D13) batang tulangan tarik. Profil ini mempunyai bentang 2200 mm, lebar 600 mm, tinggi 120 mm dan tebal 40 mm. Kekuatan bahan profit pada umur 28 hari kuat tekan beton sebesar 20 MPa dengan Speci.fik Gravity (SG) 1,6 dan factor air semen (FAS) 0,4, tegangan leleh tulangan D 13 320 MPa, dan tegangan leleh wiremesh G 25,4 530 MPa. Pengujian lentur dilakukan dengan meletakkan profil di atas dua tumpuan dengan jarak antar tumpuan 2000 mm dan kemudian profil dibebani dengan dua buah beban terpusat dengan jarak antara kedua beban tersebut adalah 600 mm. Berdasarkan hasil pengujian menunjukkan bahwa profil kanal U yang menggunakan 3 batang tulangan tarik (LBB 5D13) mampu menahan momen maksimum sebesar 0,770 tm pada lendutan sebesar 1,865 cm, untuk profil yang menggunaka 4 batang tulangan tarik (LBB 6D 13) sebesar
1,016 tm pada lendutan sebesar 2,622 cm, dan untuk profil yang menggunakan 5 batang tulangan tarik (LBB 6D13) sebesar 1,295 tm pada lendutan sebesar 3,242 cm. Berdasarkan hasil pengujian dapat disimpulkan bahwa penambahan satu batang tulangan tarik D 13 mm atau 18,5% rasio tulangan mengakibatkan terjadi penambahan kekuatan sebesar 43,64% dan penambahan dua batang tulangan tarik D13 mm atau 37% rasio tulangan mengakibatkan terjadi penambahan kekuatan sebesar 68,18%. Model keruntuhan akhir yang terjadi pada setiap profit adalah keruntuhan geser tekan.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN SERAT POLYETHYLENE DENGAN VARIASI PANJANG SERAT TERHADAP RNKAPASITAS TARIK PELAT FERROFOAM CONCRETE (Minan Zuhri Zamia, 2023)
PENGARUH VARIASI TULANGAN TARIK PADA BALOK PROFIL KANAL (C) FERRO FOAM CONCRETE DENGAN PENAMBAHAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT AKIBAT BEBAN LENTUR (REJA FAHLEZA, 2014)
PERILAKU DAN ANALISA KEKUATAN PANEL PRACETAK FERROFOAM CONCRETE YANG DIBEBANI LENTUR (Zulfan Effendi, 2016)
ANALISIS PERILAKU PELAT LANTAI KOMPOSIT FLOORDECK ANTARA BETON NORMAL DAN BETON RINGAN BUSA (AYU LESTARI PURBA, 2014)
PENGARUH VARIASI TINGGI BALOK PADA PROFIL KANAL (C) FERRO FOAM CONCRETE DENGAN PENAMBAHAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT AKIBAT BEBAN LENTUR (Muhammad Azwar, 2015)