Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
NILAI ESTETIS PEPONGOTEN PADA PERNIKAHAN MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH
Pengarang
Mahdalena Anara - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Rida Safuan Selian - 197610072002121003 - Dosen Pembimbing I
Ramdiana - 197609162006042001 - Dosen Pembimbing II
Ismawan - 196808151995121002 - Penguji
Ari Palawi - 197411102003121003 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
2006102030079
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas FKIP., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kata Kunci : Nilai, Estetis, Pepongoten
Penelitian ini berjudul “Nilai Estetis Pepongoten Pada Pernikahan Masyarakat Gayo Di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah”. Mengangkat masalah tentang Nilai Estetis Pepongoten Pada Pernikahan masyarakat Gayo. Metode penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Tehnik pengumpulan data, menggunakan Tehnik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Tehnik analisis data yaitu mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi pepongoten pada pernikahan masyarakat Gayo merupakan salah satu bentuk tradisi lisan seni tutur/meretap yang dilakukan oleh seorang perempuan yang hendak menikah “Inen Mayak” yang berisikan untaian doa-doa dari orang tua dan sanak saudara kepada mempelai, dalam pelaksanaan tradisi ini dapat dijumpai beberapa tahapan kegiatan adat yang dimulai dari: Ejer Mara Manat Petenah, Serahen Ku Imem/sarakopat, Petawaren, Pepongoten. Letak keindahanya terdapat dimana tutur itu disampaikan dan itu bisa menyentuh rasa dan bahkan dapat membuat menangis, suasana yang mendukung dengan penyampaian oleh pelaku yang dilakukan secara spontanitas yang ditimbulkan oleh rasa yang dikatakan sebagai modalitas yang didukung oleh suasana yang menjadi keindahan pada pepongoten, rasa tidak dapat di ukur karena rasa yang disampaikan oleh pelaku yang mengalami naturalisme mengalir begitu saja. keindahan ini dikatagorikan sebagai keindahan yang bersifat Subjektif dengan adanya proses penilaian Kualitas, Relasi Atau Hubungan, serta Modalitas, Dalam konteks masyarakat Gayo.
FUNGSI DAN MAKNA SENI PEPONGOTEN PADA ADAT PERKAWINAN MASYARAKAT GAYORNSUATU PENELITIAN DI KECAMATAN LUT TAWAR KABUPATEN ACEH TENGAH (Ira Gusriani, 2021)
ANALISIS AMANAT DALAM PEPONGOTEN PADA PESTA PERKAWINAN DI KECAMATAN BINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (Khairum Nisa, 2024)
NILAI ESTETIS KEMBAR MAYANG DALAM RESEPSI PERNIKAHAN ADAT JAWA DI GAMPONG PUNTI PAYONG, KABUPATEN ACEH TIMUR (Novi Puspita Sari, 2025)
ANALISIS RANTAI NILAI PADA USAHA EKONOMI KREATIF NANAS SIAP SAJI DI KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH (Amiwartini, 2019)
ASIMILASI DAN PERGESERAN NILAI-NILAI SOSIAL BUDAYA MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN PINTU RIME GAYO KABUPATEN BENER MERIAH (RAMADHAN, 2016)