<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141715">
 <titleInfo>
  <title>NILAI ESTETIS PEPONGOTEN PADA PERNIKAHAN MASYARAKAT GAYO DI KECAMATAN PEGASING KABUPATEN ACEH TENGAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mahdalena Anara</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Kata Kunci : Nilai, Estetis, Pepongoten &#13;
Penelitian ini berjudul “Nilai Estetis Pepongoten Pada Pernikahan Masyarakat Gayo Di Kecamatan Pegasing Kabupaten Aceh Tengah”. Mengangkat masalah tentang Nilai Estetis Pepongoten Pada Pernikahan masyarakat Gayo. Metode penelitian ini adalah Deskriptif dengan pendekatan Kualitatif. Tehnik pengumpulan data, menggunakan Tehnik Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Tehnik analisis data yaitu mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi pepongoten pada pernikahan masyarakat Gayo merupakan salah satu bentuk tradisi lisan seni tutur/meretap yang dilakukan oleh seorang perempuan yang hendak menikah “Inen Mayak” yang berisikan untaian doa-doa dari orang tua dan sanak saudara kepada mempelai, dalam pelaksanaan tradisi ini dapat dijumpai beberapa tahapan kegiatan adat yang dimulai dari: Ejer Mara Manat Petenah, Serahen Ku Imem/sarakopat, Petawaren, Pepongoten. Letak keindahanya terdapat dimana tutur itu disampaikan dan itu bisa menyentuh rasa dan bahkan dapat membuat menangis, suasana yang mendukung dengan penyampaian oleh pelaku yang dilakukan secara spontanitas yang ditimbulkan oleh rasa yang dikatakan sebagai modalitas yang didukung oleh suasana yang menjadi keindahan pada pepongoten, rasa tidak dapat di ukur karena rasa yang disampaikan oleh pelaku yang mengalami naturalisme mengalir begitu saja. keindahan ini dikatagorikan sebagai keindahan yang bersifat Subjektif dengan adanya proses penilaian Kualitas, Relasi Atau Hubungan, serta  Modalitas, Dalam konteks masyarakat Gayo.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141715</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-25 15:15:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-25 16:17:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>