MUTU GULA AREN (ARENGA PINNATA MERR) CETAK DI PASAR KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

MUTU GULA AREN (ARENGA PINNATA MERR) CETAK DI PASAR KOTA BANDA ACEH


Pengarang

Rinaldi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0605105010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2012

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Gula aren adalah produk hasil pemekatan nira aren dengan panas (pemasakan) sampai kadar air yang sangat rendah (< 6%) sehingga ketika dingin produk mengeras. Gula aren yang selama ini cukup dikenal dalam masyarakat telah mampu menyerap tenaga kerja petani. Hal ini dimungkinkan karena aren cukup tersedia tanpa melalui budidaya. Aren dapat tumbuh tersebar hampir diseluruh Indonesia. Gula aren dikonsumsi sebagai bahan makanan dan industri. Industri yang selama ini banyak menggunakan gula aren antara lain untuk pembuatan kecap, dodol, cendol, dan industri rumah tangga lainnya. Potensi aren yang cukup besar merupakan potensi ekonomi yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
Propinsi Aceh merupakan salah satu daerah penghasil produksi gula aren, Pada umumnya cara pengolahan gula aren di Propinsi Aceh masih sangat sederhana. Pengolahan yang sederhana menyebabkan mutu gula aren yang dihasilkan sangat beragam, mutu yang beragam dan cenderung kurang baik. Karakteristik fisik gula aren yang dipasarkan di Kota Banda Aceh cukup beragam seperti serbuk, padat ( cetak), dan kental, namun yang berbentuk cetak merupakan yang paling banyak dijumpai. Secara keseluruhan belum diketahui mutu guJa aren yang terdapat di Kota Banda Aceh sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui mutu gula aren tersebut dan diharapkan hasilnya dapat menjadi pedoman untuk perbaikan mutu gula aren di masa yang akan datang .
Penelitian dilakukan dengan metode survei dilima pasar Kota Banda Aceh
yang dipilih secara purposive. Lima pasar yang dipilih adalah pasar Peunayong, pasar Aceh, pasar Seutui, pasar Kampong Ateuk dan pasar Lamnyong. Pengarnbilan sampel dilakukan dengan metode purposive random sampling, pemilihan sampel secara proporsional . Total populasi pedagang gula aren yang tersebar di 5 pasar di Kota Banda Aceh, yaitu sekitar 40 pedagang, kemudian dipilih sebanyak 8 pedagang gula aren sebagai sampel. Tiap pedagang gula aren diambil 1 kg gula untuk dianalisis mutunya. Adapun parameter yang dianaJisis rneliputi kadar air, bahan tak larut air, kadar abu, kadar gula pereduksi. Analisis data untuk mengevaJuasi mutu gula aren dilakukan dengan histogram, menggunakan program SPSS.
Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa rata-rata kadar air dan kadar gula pereduksi dari gula aren cetak telah memenuhi spesifikasi (SNI 01-3743-1995). sedangkan kadar bahan tak larut dan kadar abu belum memenuhi spesifikasi. Rata- rata kadar air gula aren cetak adalah 7 .13 %, kadar gula pereduksi 7. 78%, kadar bahan

tidak larut air 1.34% dan kadar abu 2.58%. Parameter gula aren yang paling banyak tidak memenuhi spesifikasi adalah bahan tak larut air yaitu sebesar 87.5%, sedangkan parameter yang paling banyak memenuhi spesifikasi adalah kadar gula reduksi yaitu sebesar 100%.






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK