Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PENGARUH KONSENTRASI TAPIOKA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU KERIPIK JAGUNG (TORTILLA CHIPS)
Pengarang
Syahruddin - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0205105010067
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2007
Bahasa
Indonesia
No Classification
660.284 26
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Selama ini pengolahan jagung (Zea mays) di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) masih terbatas dan sederhana. Salah satu cara meningkatkan nilai tambah jagung adalah dengan mengolahnya menjadi berbagai macarn produk olahan jagung yang tahan lama. Produk olahan jagung dapat diunggulkan karena jagung memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap. Salah satu produk jagung yang dapat dikembangkan adalah pengolahan jagung pipilan menjadi keripik jagung (tortilla chips). Tortilla awalnya merupakan makanan khas Meksiko berbentuk keripik dengan bahan baku jenis jagung ketan (waxy corn) berbentuk bundar gepeng dengan ukuran ketebalan yang berbeda-beda di tiap negara dalam pekembangannya. Tortilla dapat dibuat dari berbagai bahan terutama yang mengandung pati atau bahan tidak berpati dengan penambahan pati.
Penambahan pati pada adonan keripik jagung diharapkan dapat melengkapi kekurangan kandungan amilopektin padajagungjenis mutiara (flint corn), yang dapat berperan sebagai penentu struktur, konsistensi, tekstur, dan penampakan keripik jagung. Selain itu faktor yang juga menentukan mutu keripik adalah suhu pengenngan.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pembuatan keripik jagung menjadi
produk yang dapat dikembangkan di Provinsi NAD mengetahui pengaruh konsentrasi tapioka dan suhu pengeringan terhadap karakteristik keripik jagung yang dihasilkan, serta menentukan jumlah konsentrasi tapioka dan suhu pengeringan yang dapat menghasilkan keripik jagung dengan mutu yang terbaik. Penelitian ini menggunak.an Rancangan Acak Lengkap (RAL ) faktorial 3 x 3, yang terdiri dari 3 (tiga) ulangan. Faktor pertama yaitu konsentrasi tapioka (S) yang terdiri dari 3 (tiga)
taraf yaitu S1,=8%, S2,=10%, dan S3,=12%. Faktor kedua yaitu suhu pengeringan (T) yang terdiri dari 3 (tiga) taraf yaitu T1,=50C, T2,=60C, dan T3,=70C. Analisis yang dilakukan meliputi rendemen, kadar air sebelum dan sesudah penggorengan, rasio pengembangan, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat, dan uji organoleptik (warna, rasa dan kerenyahan).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor konsentrasi tapioka pada keripi.k jagung berpengaruh sangat nyata (P
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN JENIS TEPUNG DAN PERBANDINGAN KOSENTRASI BUBUR JAGUNG (ZAE MAYS L.) DAN AMPAS WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) TERHADAP TORTILLA CHIPS (Meliza, 2019)
PENGARUH KONSENTRASI NATRIUM BISULFIT (NAHSO3) DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU TEPUNG JAGUNG (ZEA MAYS L.) (Syafrizalsyah, 2024)
PENGARUH LAMA PENGERINGAN DAN JENIS BAHAN KEMASAN TERHADAP DAYA SIMPAN CHIPS IKAN KAYU (Wawan Darmawan , 2016)
KAJIAN PEMBUATAN KERIPIK TEMPE SIMULASI DENGAN RASIO JENIS TEPUNG DAN KONSENTRASI BAWANG PUTIH (Fadlilyah Hanum, 2024)
ANALISIS NILAI TAMBAH USAHA JAGUNG BAKAR RNSERTA KONTRIBUSINYA TERHADAP TOTAL PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI ULEE-LHEUE KECAMATAN MEURAXA KOTA BANDA ACEH (Ilhamullah, 2014)