<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141655">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI TAPIOKA DAN SUHU PENGERINGAN TERHADAP MUTU KERIPIK JAGUNG  (TORTILLA CHIPS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syahruddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Selama   ini   pengolahan  jagung   (Zea   mays)   di   Provinsi   Nanggroe    Aceh Darussalam  (NAD)  masih terbatas  dan sederhana. Salah satu cara  meningkatkan nilai tambah jagung adalah  dengan  mengolahnya menjadi berbagai  macarn  produk  olahan jagung   yang  tahan  lama.  Produk olahan  jagung  dapat  diunggulkan   karena  jagung memiliki   kandungan   nutrisi  yang  cukup   lengkap.  Salah  satu  produk  jagung   yang dapat   dikembangkan   adalah   pengolahan   jagung  pipilan   menjadi  keripik  jagung (tortilla  chips).    Tortilla  awalnya   merupakan   makanan   khas   Meksiko   berbentuk keripik  dengan  bahan  baku jenis jagung ketan  (waxy  corn)  berbentuk  bundar  gepeng dengan  ukuran  ketebalan  yang  berbeda-beda di tiap negara  dalam  pekembangannya. Tortilla dapat dibuat  dari  berbagai bahan terutama  yang mengandung pati atau bahan tidak berpati  dengan  penambahan pati.&#13;
Penambahan  pati  pada  adonan  keripik  jagung diharapkan   dapat  melengkapi kekurangan kandungan  amilopektin padajagungjenis mutiara  (flint corn), yang dapat berperan   sebagai   penentu   struktur,   konsistensi,   tekstur,  dan   penampakan  keripik jagung.   Selain    itu   faktor   yang   juga   menentukan    mutu    keripik    adalah    suhu pengenngan.&#13;
Penelitian  ini bertujuan  untuk mempelajari pembuatan  keripik jagung menjadi&#13;
&#13;
produk    yang    dapat    dikembangkan   di   Provinsi    NAD   mengetahui     pengaruh konsentrasi  tapioka  dan suhu pengeringan terhadap  karakteristik keripik jagung yang dihasilkan,  serta  menentukan jumlah konsentrasi  tapioka  dan suhu  pengeringan yang dapat menghasilkan keripik jagung dengan  mutu yang terbaik.  Penelitian  ini menggunak.an  Rancangan   Acak  Lengkap  (RAL ) faktorial  3 x 3, yang  terdiri  dari  3 (tiga) ulangan.  Faktor pertama  yaitu  konsentrasi  tapioka  (S) yang  terdiri  dari  3 (tiga)&#13;
taraf  yaitu  S1,=8%,  S2,=10%, dan S3,=12%. Faktor  kedua  yaitu  suhu  pengeringan   (T) yang terdiri  dari  3  (tiga)  taraf yaitu  T1,=50C, T2,=60C, dan T3,=70C. Analisis  yang dilakukan  meliputi  rendemen,   kadar  air sebelum  dan  sesudah  penggorengan,  rasio pengembangan, kadar protein, kadar lemak, kadar abu, kadar karbohidrat, dan uji organoleptik (warna, rasa dan kerenyahan).&#13;
Hasil penelitian  menunjukkan bahwa  faktor konsentrasi  tapioka  pada  keripi.k jagung berpengaruh  sangat nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CORN - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DRYING PROCESSES</topic>
 </subject>
 <classification>660.284 26</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141655</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-25 09:10:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-25 11:02:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>