Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
KAJIAN BEBAN KENDARAAN PADA KONSTRUKSI JALAN MENGGUNAKAN WEIGH IN MOTION (WIM) PADA JALAN NASIONAL LINTAS BARAT ACEH
Pengarang
Rita Martina - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1209200060124
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
625.7
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Infrastruktur jalan memegang peranan penting sebagai prasarana transportasi darat di Aceh. Mobilitas arus transportasi lintas Barat Provinsi Aceh terus meningkat tiap tahunnya. Sehingga konstruksi jalan dari waktu ke waktu mengalami pembebanan (volume lalulintas dan beban sumbu) yang terus meningkat. Penambahan beban lalulintas mengakibatkan tingkat kerusakan terhadap konstruksi jalan semakin meningkat. Artinya, penambahan beban tersebut akan sangat mempengaruhi umur layan jalan yang menjadi jauh lebih pendek. Kerusakan dini dengan segera dapat terjadi, apabila beban lalulintas melebihi beban standar rencana. Sehingga perlu dilakukan kajian terhadap beban kendaraan pada konstruksi jalan lintas Barat Provinsi Aceh menggunakan Weigh In Motion (WIM). Tujuannya untuk mengidentifikasi kondisi aktual beban kendaraan pada konstruksi jalan (volume lalulintas dan beban sumbu) yang terjadi pada ruas jalan Bts. Kota Banda Aceh-Aceh Barat dan ruas jalan Bts. Kota Meulaboh-Kuala Tuha dan mengkaji kebijakan pemerintah terhadap manajemen pemeliaraan jalan. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif, Weigh In Motion digunakan sebagai alat pengumpulan data primer. Data yang diukur oleh WIM antara lain data jenis kendaraan, kecepatan, panjang kendaraan, konfigurasi berat dan jarak sumbu kendaraan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis untuk memperoleh nilai Faktor Perusak Jalan (Vehicle Damage Factor – VDF) dari tiap jenis kendaraan. Dari hasil perataan selama pengukuran beban sumbu diperoleh faktor Equivalent Standard Axle (ESA) rata-rata dari setiap jenis kendaraan untuk masing-masing ruas jalan yang ditinjau. Hasil penelitian ini adalah nilai ESA rata-rata skenario aktual lebih besar dibandingkan dengan nilai ESA skenario perencanaan yaitu pada kategori baik yaitu antara 4-8, tepatnya dengan nilai 5,03 dan 4,01. Sedangkan nilai Surface Distress Index (SDI) kurang dari 50 m/km, dimana titik Simpang Rima bernilai 0,00 m/km dan titik Kuala Tuha bernilai 35,83 m/km. Pemeliharaan jalan di titik Simpang Rima (Km 7 +100) dan Kuala Tuha (Km 255 +000) dilakukan secara rutin.
Kata kunci : Beban kendaraan, konstruksi jalan, Weigh In Motion (WIM)
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS DAMPAK BEBAN BERLEBIH KENDARAAN TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR ACEH) (Syafriana, 2015)
PENGARUH BEBAN KENDARAAN TERHADAP BIAYA PEMELIHARAAN JALAN NASIONAL DI PROVINSI ACEH (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR RUAS JALAN LAMBARO – BATAS PIDIE) (Denny Firdaus, 2018)
PERANCANGAN DAN PENGUJIAN PIRANTI PEMANTAUAN VISUAL UNTUK MENENTUKAN VOLUME LALU LINTAS (Alfina, 2016)
PENGARUH BEBAN BERLEBIH ANGKUTAN TRUK TERHADAP UMUR RENCANA JALAN (STUDI KASUS JALAN BANDA ACEH – MEULABOH KM. 69 S/D KM. 150) (ANDRIS WANDI, 2015)
ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN BIAYA WAKTU PADA JALAN ALTERNATIF MENDALE – SIMPANG KRAFT KABUPATEN ACEH TENGAH (Eka Satrya Putra, 2014)