Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS BIAYA PERCEPATAN PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MENAMBAH JAM KERJA (LEMBUR) PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DINAS KESEHATAN HEWAN BANDA ACEH
Pengarang
Rahmatul Hayati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0504101020076
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012
Bahasa
Indonesia
No Classification
692.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Mempercepat umur proyel merupal an salah satu upaya yang dilakukan pelaksana proyek jika suatu proyek mengalami keterlambatan atau pelaksana ingin proyek selesai lebih awal Proses mempercepat waktu penyelesaian suatu pekerjaan disebut juga dengan crash program. Sala.h satu metode yang digunakan dalam crash program adalah dengan menambahkan waktu kerja/lembur. Metode penambahan waktu kerja lembur ini dipakai sebagai alternatif dikarenakan seringkahi ditemukan kesulitan menambah jumlah tenaga kerja dalam suatu pekerjaan. Tujuan utama dalam perencanaan ini adalah menghitung berapa jumlah biaya yang dikeluarkan jika saat pekerjaan dilemburkan yaitu dengan merencanakan perceptan waktu pnyelesaian terhadap 2 (dua) alternatif lembur
sehingga nantinya dapat ditentukan hasil perencanaan dengan jumlah penambahan biaya terkecil. Ruang hingkup perencanaan pada Proyel Pertangunan Kantor Dinas Kesehatan Hewan di Desa BHatoh, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh ini adalah biaya dan waktu. Perencanaan waktu yang dimaksud adalah proses mempercepat waktu penyelesaian proyek selama I4 hari ( minggu) sehingga umur proyek yang semula 26 minggu menjadi 24 mingu. Langkah awal perhitungan yaitu dimulai dengan menyusun jaringan kerja dengan program Microsoft Project, Selanjutnya akan diperoleh network diagram dan kegiatan kegiatan kritis akan terihat dengan tampilan bear berwarna merah. Pada perencanaan penjadwalan awal, kegiatan kritis berjumlah I jenis kegiatan Peralihan kegiatan-kegiatan kritis yang dilemburkan ini dilakukan pada 2 (dua) alternatif lembur untuk menentukan hasil akhir dengan angka jumlah penambahan biaya terkecil. Hasil dari perhitungan yang diperoleh adalah jumlah penambahan biaya yang paling kecil yaitu alternatif lembur I dengan penambahan biaya sebesar Rp.12,139,441.54 atau sbesar 0.25 % dari biaya keseluruhan proyek Rp. 4,951,140,000.00.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERKIRAAN BIAYA KONSTRUKSI RUMAH TIPE 36 BERDASARKAN ESTIMASI WAKTU PENYELESAIAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE PERT (Rizayana, 2024)
PERENCANAAN BIAYA PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG OUDITORIUM KANTOR WILAYAH DEPARTEMEN AGAMA BANDA ACEH (Teuku Heryansyah, 2024)
PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG (RIFAT ADITYA HAWARI, 2020)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN RISIKO BIAYA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (YOSI ARMIDA, 2020)
ANALISIS BIAYA PERCEPATAN PELAKSANAAN PROYEK DENGAN MENAMBAH JAM KERJA (LEMBUR) PADA PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR DINAS KESEHATAN HEWAN BANDA ACEH (Rahmatul Hayati, 2024)