<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141537">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU GESER BALOK  BETON  RINGAN BUSA BERTULANG TARIKTUNGGAL DENGAN SERAT NYLON SEBAGAI  BAHAN TAMBAH (VARIASI:</title>
  <subTitle>0,1%; 0,2% DAN 0,4%)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizki Reza</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2012</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kontruksi  pada  ururrya terdiri  dari  beton  sebagai  bahan  kontruksi  karena&#13;
memiliki  kelebihan  dan  kekurangn seperti lemah terhadap tarik  dan     berat  &#13;
sendiri  betonyang cukup besar sampai mencapai berat jenis 2400k/m3., peranan&#13;
berat  sendiri didalam struktur bangunan gedung bertingkat sangatlah dominan&#13;
khususrrya  bile dill analisa  terhadap beban gempe Seroakin berat bangunan&#13;
maka semakin besar gaya inersia yang timbul akibat berat sendiri bangunan, beton&#13;
ringan  menjadi salh satu  alternative mengti berat sendiri karena memiliki &#13;
berat  jenis  sekit   1700 kg/m'. Penelitia  ini   dilakcula  dengan tujuan   untuk &#13;
mengetahui   perilaku   geser  bealok beton   busa  (foamed concrete)   bertulang &#13;
menggunakan  serat  nylon  sebagai  bahan tambah,   kuat  tel   fe 24,560  MPa  &#13;
dengan  Spesifie  Gravity (5G)   L,6  merupalan   berat dalarm keadaan padat pada 3  &#13;
benda uji  balok berukuran 15 X 30 X 180 cm yang direncanakan gagal geser.  Pada &#13;
penelitian ini dipelajari perilaku geser dan pola retak yang akan terjadi. Mutu baja &#13;
yang digunakan adalah 415, 3 MPa untul  tulangan pola retak dan 359,5  MPa untuk &#13;
tulangan  geser. Jumlah tulangan tarik yang digunakan adalah 3 batang dengan &#13;
diameter  I5,6 mm,  sedangkan untuk  tulangan  geser digunakan 2 batang dengan &#13;
diameter 7,6  mm dalam hal ini tulangan geser tersebut hanya  sebagai pengikat &#13;
saja. Volume  serat nylon yang digunak.adalah  0,1%  0,2% den 0,4% dari besar &#13;
ukuran   balok yang direncanal.an.  Pengjian   dilaksanakan  di   Laboratorium &#13;
Konstrulsi  dan  Bahan Bangnan  Jurs Telcil Sipil Universitas Syiah Kuala .&#13;
Hasil    penelitian    balok  ringan  bursa   berserat   (BRBB)  menunjukkan  rasio &#13;
perbandingan teoritis antara Plab terhadap Plentur lebih dari  1(Plab &gt; Plentur). Rasio &#13;
Vlab berkisar   antara  0,95-1,08   Vn, Lendutan yang terjadi  pada BRBB-0.1% &#13;
BRB-0.2%,  BRBB-0,4% yait 0,376 cm,  0.390  cm dan 0,426  cm  dengan pola &#13;
kehancuran  geser tekan dengan beban maksimum pada  masing-mnasing  BRBB &#13;
adalah 7,4 ton, 674 ton dan 6,4-4 ton. Dari hasil dapat dilihat  bahwa  penambahan &#13;
serat yang persentase  besar  baik  dikarenakan  terjadi porosits pada campuran &#13;
beton pada tempat tertentu.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE  BLOCKS - BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>693.4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141537</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-21 16:35:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-21 16:54:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>