<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141429">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH EMISI  GAS BUANG BEBERAPA KENDARAAN BERMOTOR TERHADAP LINGKUNGAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fahlaivi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pencemaran  udara akibat gas buang beberapa kendaraan  bermotor yang menggunakan  bahan bakar solar dan bensin di Banda Aceh telah mengganggu kenyamanan bahkan telah menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan. Jumlah kendaraan  bermotor di Banda Aceh  semakin meningkat dari tahun 2006 sampai&#13;
2007,   yang   berarti  jumlah   gas   CO,   dan  gas   berbahaya   lainnya  semakin bertambah  dalam  udara  di  Banda  Aceh.   Berdasarkan   hasil  pengujian  dan&#13;
analisa dengan  menggunakan Gas Chromatography 8A menunjukkan bahwa gas buang kendaraan  bermotor yang  menggunakan  bahan bakar solar seperti  Bus&#13;
Antar Provinsi  mengandung  4.5 % gas  CO dari  1  ml gas buang   atau 51,525&#13;
mg/m3 gas  buang dan  kendaraan  bermotor yang menggunakan bensin seperti taxsi mengandung  6,97 % gas CO dari  1  ml gas  buang atau  79,806 mg/m3   gas buang.  Sementara yang di izinkan menurut standar  kesehatan  hanya 10  mg/m3 gas  buang..  Dampak  negatif akibat  menurunnya  kualitas  udara  cukup  berat terhadap   kesehatan   manusia  yaitu   :    menurunnya jungsi paru,  peningkatan penyakit pernapasan,  dan  beberapa  penyakit  lainya.  Selain   itu pencemaran udara dapat  menimbulkan  bau,  kerusakan  materi,  gangguan  penglihatan,  dan dapat menimbulkan hujan asam yang merusak lingkungan.&#13;
&#13;
Kata kunci :  Gas Buang, Kesebatan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>GASES (NOXIOUS) - POLLUTION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>EMISSION CONTROL DEVICES - AUTOMOTIVE</topic>
 </subject>
 <classification>629.252 8</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141429</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-20 15:12:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-20 15:56:13</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>