<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141299">
 <titleInfo>
  <title>PENGEMBANGAN  BANDAR UDARA CUT ALI KAB.  ACEH SELATAN PROV. NAD</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Arselan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Bandar udara merupakan salah satu sarana transportasi yang sangat berperan dalam kelancaran  mobilitas manusia yang menghubungkan antar suatu daerah dengan daerah, antar kota dan antara suatu negara dengan negara lainnya.&#13;
Sarana transportasi  udara ini  memiliki  peran sebagai  pintu gerbang suatu wilayah yang memiliki pengaruh bagi perkembangan roda perekonomian wilayah, peningkatan kesejahteraan masyarakat, peningkatan pertumbuhan suatu wilayah yang menunjang pertumbuhan bidang-bidang pemerintahan lainnya.&#13;
Kabupaten Aceh Selatan yang terletak di bagian selatan Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam merupakan salah satu Kabupaten yang mengalami  keterisoliran tertinggal jauh dari daerah-daerah lainnya yang ada di  provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini disebabkan oleh jarak yang begitu jauh dengan rentang waktu tempuh yang begitu  lama  untuk mencapai  wilayah ibukota  Banda Aceh dan medan sebagai kota besar terdekat serta kota-kota besar lainnya yang memiliki pengaruh terhadap pergerakan perekonomian Kabupaten aceh Selatan.&#13;
Untuk dapat mewujudkan  suatu daerah yang maju  dan terus berkembang&#13;
mengikuti  perkembangan dunia yang semakin pesat dan  melepaskan diri  dari ketertinggalan,  maka diperlukan suatu sarana transportasi udara yang memadai yang mampu melayani tuntutan terhadap perkembangan suatu wilayah tersebut.&#13;
Bandar udara T.   Cut  Ali   sebagai   satu-satunya bandara  yang  ada  di&#13;
kabupaten Aceh Selatan memiliki  potensi untuk dilakukan pengembangan dengan peningkatan fasilitas yang elah ada, penyediaan dan pemenuhan fasilitas-fasilitas yang belum tersedia sehingga diharapkan mampu melayani kebutuhan masyarakat dan kebutuhan wilayah terhadap pertumbuhan dan perkembangan perekonomian dan meningkatnya kesejahteraan masyarakat serta mendorong pertumbuhan wilayah  Kabupaten Aceh Selatan setara dengan wilayah-wilayah lain yang ada.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AIRPORTS - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>629.136</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141299</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-19 11:36:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-19 15:03:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>