Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS ERGONOMIKA OPERATOR PADA PENGOPERASIAN ALAT PEMARUT KELAPA SISTEM PEDAL
Pengarang
M.Novan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0305106010081
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2010
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Alat pemarut kelapa sistem pedal adalah salah satu alat pemarut kelapa yang masih menggunakan tenaga manusia untuk mengoperasikannya. Melihat peran dan keterkaitan erat antara alat pemarut kelapa sistem pedal dengan manusia maka perlu diketahui hubungan antara keduanya. Untuk melihat hubungan tersebut maka ilmu ergonomika, human and engineering atau ergonomic perlu diterapkan sehingga adanya kenyaman kerja dan keserasian ukuran alat dengan operator. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis antropometri, biomekanik, dan menganalisis beban kerja pada pengoperasian alat pemarut kelapa sistem pedal serta rnengbasilkan rekomendasi untuk perbaikan alat tersebut.
Pengukuran data antropometri dilakukan terhadap 30 orang responden, yang diukur adalah antropometri posisi berdiri dan duduk. Selanjutnya untuk penentuan empat orang operator pada penelitian ini ditentukan berdasarkan data tinggi pinggang. Empat orang operator selanjutnya akan diukur selang gerak dan beban kerja berdasarkan denyut jantung serta gaya alat kendali (pedal).
Berdasarkan hasil perhitungan antropometri didapat jangkauan optimum tangan operator pria adalah 66,2 cm, jangkauan maksimumnya adalah 73,2 cm dan jangkauan optimum tangan operator wanita adalah 61, 1 cm, jangkauan maksimumnya adalah 72,4 cm. Untuk jangkauan optimum kaki operator pria adalah 86, 7 cm, jangkauan maksimumnya adalah 97,3 cm dan jangkauan optimum kaki operator wanita adalah 81, 1 cm, jangkauan maksimum adalah 91,8 cm. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa jarak antara tangan ke lubang pemasukan dan alat kendali (pedal) yang dioperasikan oleh kaki berada pada posisi daerah normal.
Hasil dari analisis biomekanik kekuatan gaya rata-rata alat kendali pedal pada sudut putaran (90") sebesar 62 N, putaran (45") sebesar 74 N, putaran (30") sebesar 82 N, putaran (0") sebesar 11 N dan putaran (-45") sebesar 90 N. Sedangkan kekuatan rata-rata kaki operator pada sudut putaran (90") sebesar 275
N, putaran (45") sebesar 250 N, putaran (30") sebesar 250 N, putaran (0") sebesar
225 N dan putaran (-45") sebesar 250 N. Maka dapat disimpulkan bahwa kekuatan kaki operator lebih besar dari pada kekuatan gaya alat kendali pedal sehingga operator mudah mengoperasikan alat kendali tersebut.
Berdasarkan analisis denyut jantung diketahui bahwa laju denyut jantung
operator pria sebesar 90-91 pulsa/menit termasuk beban kerja ringan. Laju konsumsi oksigen sebesar 0,44-0,46 liter/menit termasuk beban kerja sangat ringan dan konsumsi energi sebesar 2,1-2,2 kkal/menit termasuk beban kerja sangat ringan. Sedangkan laju denyut jantung untuk operator wanita sebesar 94-97 pulsa/menit termasuk beban kerja ringan. Laju konsumsi oksigen sebesar 0,52-0,58 liter/menit termasuk beban kerja ringan dan konsumsi energi sebesar 2,5-2,8
kkal/menit tennasuk beban kerja ringan. Jadi dapat disimpulkan bahwa alat pemarut kelapa sistem pedal ini termasuk dalam beban keja sangat ringan untuk operator pria dan ringan untuk operator wanita.
Adapun rekomendasi yang dapat diberikan pada penelitian alat pemarut
kelapa sistem pedal ini adalah perlu modifikasi terhadap tinggi tempat duduk alat karena tinggi tempat duduk alat lebih tinggi dari pada tinggi pinggang operator wanita sehingga operator wanita tidak nyaman ketika menaiki alat tersebut dan akan menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN PENYUWIRAN IKAN SECARA MANUAL DAN ALAT PENYUWIR UNTUK PEMBUATAN BAHAN BAKU ABON IKAN BERDASARKAN ANALISIS ERGONOMIKA (NANDA AZALIA, 2021)
MODIFIKASI DAN PENGUJIAN GIGI PEMARUT KELAPA TIPE MATA SILINDER SEBAGAI PEMBUATAN KELAPA PARUT (Sabrina Ghassani, 2017)
ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR WANITA PADA PENGOPERASIAN ALAT PENGUPAS KELAPA (Mahlil Ikramuddin, 2024)
PERANCANGAN MESIN PARUT UBI (Rahmad Hidayat, 2018)
ANALISIS ERGONOMIKA ALAT PENYIANG GULMA TIPE DORONG DILAHAN KERING (Munawar, 2024)