Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERUBAHAN “TUTUR” PADA MASYARAKAT GAYORN(STUDI KASUS DI KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH)
Pengarang
MAHDI RIZKA PUTRA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1010101010062
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
302
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Perubahan yang terjadi pada masyarakat tidak dapat dihindarkan oleh masyarakat itu sendiri, cepat atau lambat masyarakat akan berubah ke arah yang lebih maju akibat adanya modernisasi. Perubahan ini telah lama masuk ke dalam kehidupan masyarakat sehingga adanya perubahan yang terjadi pada budaya bahasa suatu masyarakat. Demikian juga halnya dengan “tutur” yang ada pada masyarakat Gayo khususnya di Kecamatan Kebayakan Kabupaten Aceh Tengah. “Tutur” merupakan sebutan atau panggilan seseorang kepada orang lain secara langsung, dalam hal ini adalah sebutan/panggilan anggota keluarga di dalam masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengapa “tutur” mengalami perubahan dalam masyarakat Gayo serta faktor apa yang menyebabkan perubahan tersebut. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori tindakan sosial Max Weber dan konsep teori Sumarsono, yang menjelaskan beberapa faktor yang dapat merubah bahasa dalam masyarakat yaitu: migrasi (perpindahan penduduk), ekonomi, dan sekolah atau pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan desktiptif kualitatif. Instrumen pengumpulan data adalah observasi pada lokasi penelitian, wawancara dan wawancara mendalam (indepth interview) terhadap informan baik secara lisan maupun wawancara secara terstruktur. Hasil analisis penelitian menjelaskan bahwa “tutur” yang ada pada masyarakat Gayo sekarang sudah mengalami perubahan dari “tutur” yang semestinya digunakan oleh masyarakat Gayo akibat adanya modernisasi. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor utama (dominan) yaitu pendidikan keluarga dan teknologi. Adapun migrasi, ekonomi dan pendidikan hanya sedikit yang dapat membuat perubahan pada bahasa dan “tutur” masyarakat Gayo. Kemudian akibat dari perubahan bahasa tersebut, maka terjadi juga perubahan pada sikap dan perilaku ketika anggota dalam masyarakat saling berinteraksi dan sebagian masyarakat sudah kurang bahkan tidak melakukan sopan santun dalam berbicara sesama anggota keluarga dalam masyarakat.
Kata Kunci: “Tutur”, Modernisasi, Sikap dan Perilaku.
Tidak Tersedia Deskripsi
RAGAM TUTUR BAHASA JAMEE GAMPONG PASAR LAMA KECAMATAN LABUHAN HAJI TENGAH (Evi Sri Mairita, 2021)
RAGAM TUTUR BAHASA JAMEE MASYARAKAT DESA PANTO CUT KECAMATAN KUALA BATEE ACEH BARAT DAYA (Rafika, 2021)
ANALISIS STUDI KELAYAKAN USAHA PETANI BAWANG MERAH DI KABUPATEN ACEH TENGAH (Yeni Maya Safira, 2021)
SENI TUTUR NANGA-NANGA DI DESA KAMPUNG AIE KECAMATAN SIMEULUE TENGAH KABUPATEN SIMEULUE (RILKY TRIANOV, 2018)
TINDAK TUTUR NELAYAN DI KECAMATAN TAPAKTUAN KABUPATEN ACEH SELATAN (DEVI TRIYANI, 2014)