ANALISA PERCEPATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE CPM DAN TCTO (STUDI KASUS PEMBANGUNAN PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA PERCEPATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI MENGGUNAKAN METODE CPM DAN TCTO (STUDI KASUS PEMBANGUNAN PUSKESMAS DARUL IMARAH KABUPATEN ACEH BESAR)


Pengarang

Risdiawati - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101020082

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

692.5

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pada pelaksanaan proyek konstruksi sering terjadi ketidaksesuaian antara jadwal
rencana dan realisasi di lapangan, sehingga menyebabkan keterlambatan. Banyal faktor yang menyebabkan keterlambatan, salah satu cara untuk mengantisipasinya dengan melakukan program percepatan (Crash Programme). Proyek pembangunan Puskesmas Darul lmarah dipilih untuk studi kasus karena mengalami keterlambatan dalam pelaksanaannya. Salah satu alternatif yang dapat dipergunakan untuk melaksanakan program percepatan waktu proyek adalah dengan penambahan jam kerja tanpa adanya penambahan tenaga kerja Perhitungan dimulai dari mencari lintasan kritis menggunakan metode CPM (Critical Path Method) kerudian dilakukan Crashing untuk mendapatk.an Cost Slope kegiatan yang berada pada lintasan kritis, selanjutnya dilakukan analisa dengan metode TCTO (Time-Cost Trade Off). Tujuan utama dalam perencanaan ini adalah mempercepat waktu pelaksanaan proyelk yang telah mengalami keterlambatan sechingga penyelesaian proyek selesai pada rencana arwal. Kemudian buat grafil hubungan biaya dan waktu. Ruang lingkup perencanaan pada proyek Pembangunan Puskesmas Darul lmarah adalah waktu dan biaya Dalam Time-Cost Trade off dapat dihitung waktu percepatan yang paling maksimum dengan biaya yang paling minimum. Dengan keterbatasan sumber daya manusia maka percepatan proyek tersebut dilak ukan dengan kerja lembur selama 3 jam sehari. Pengkompresian dilakukan pada pekerjaan yang terdapat pada jalur kritis yang dimulai dari pekerjaan yang memiliki cost slope terkeci Dari hasil perhitungan yang diperoleh waktu penyelesaian proyek yaitu dari 120 hani menjadi 94 hari. Perubahan biarya total proyek yang terjadi alibat penambahan jam kerja untuk mempersingkat durasi proyel yaitu dari total normal Rp 985,171.182.52 menjadi Rp 1.005.094.648,-. Penarbahan biaya berdasark.an analisa Time-Cost Trade offyaitu sebesar Rp 19.923.466,

Kata kunci : Crashsing. Time-Cost Trade off. metode lembur

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK