PRARANCANGAN PABRIK MELAMIN DARI UREA MENGGUNAKAN PROSES BADISCHE ANILIN UND SODA FABRIK (BASF) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 25.000 TON/TAHUN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PRARANCANGAN PABRIK MELAMIN DARI UREA MENGGUNAKAN PROSES BADISCHE ANILIN UND SODA FABRIK (BASF) DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 25.000 TON/TAHUN


Pengarang

Ibnu Rusdi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0204103010041

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Kimia (S1) / PDDIKTI : 24201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

660

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Prarancangan pabrik melamin dengan menggunakan urea sebagai bahan baku. Proses produksi secara keseluruhan menggunakan proses kontinyu yang terdiri dari tiga tahap, yaitu tahap sintesa, recovery dan pemurnian melamin serta tahap pengolahan off gas. Kapasitas produksi pabrik melamin ini adalah 25.000 ton pertahun dengan hari kerja 330 hari pertahun. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur organisasi garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 190 orang. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Desa Krueng Geukueh,
Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Indonesia, dengan luas tanah 17.700 m2. Sumber air untuk pabrik melamin ini berasal dari Sungai Krueng Peusangan, dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari generator dengan daya 1.071,697 kW.

Hasil analisa ekonomi yang yang diperoleh adalah sebagai berikut :

a Total modal investasi : Rp. 302.301.936.500.

b. Biaya produksi pertahun Rp. 797.086.318.910,

c. Hasil penjualan per tahun Rp. 934.619.762.567
d. Laba bersih per tahun Rp. 96.273.410.560,
e. Internal Rate of Return (IRR) : 34,21 %
f. Pay Out Time (POT) : 2 tahun 3,4 bulan
g. Break Event Point (BEP) : 51,33 %


Berdasarkan studi kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa prarancangan pabrik melamin ini layak untuk dilanjutkan ke tahap perancangan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK