Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MUSEUM TEKNOLOGI MILITER DI BANDA ACEH
Pengarang
Oka Hariadi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0141410078
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik.,
Bahasa
Indonesia
No Classification
727.6
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Teknologi merupakan suatu kebutuhan bagi sebuah kehidupan, karena prinsipnya teknologi diciptakan untuk mendapatkan kemudaban bagi kegiatan yang ingin dicapai manusia. Dewasa ini di zaman era globalisasi teknologi berperan jauh bagi kemajuan sebuah bangsa, termasuk didalamnya teknologi di bidang kemiliteran. Perkembangan teknologi di Indonesia sangatlah lambat hal ini karena dipicu oleh berbagai macam permasalahan bangsa kita saat ini. Kondisi perekonomian Indonesia yang mengalami krisis mengakibatkan terhambatnya kreatifitas yang dapat dimunculkan oleh generasi penerus yang dapat menjadi tolak ukur bagi kemajuan teknologi di negara kita. Militer merupakan unsur utama bagi ketahanan dan pertahanan sebuah negara, dalam mengahadapi kemajuan zaman dan berbagai kepentingan yang tumbuh didalamnya. Kemiliteran dewasa ini telah banyak mengalami perubahan baik dalam taktik. strategi maupun teknologi. Kemampuan teknologi kemiliteran kita saat ini belum mampu bersaing dengan kekuatan dari negara lain, bahkan kita masih tertinggal dengan Malaysia dan Singapura. Oleh karena itu dengan adanya Museum Teknologi Militer diharapkan dapat menjadi wahana baru untuk perkembangan teknologi di bidang kemiliteran di Indonesia, dengan mewadahi kegiatan yang menampung, memelihara dan merawat peninggalan -peninggalan sejarah yang terkait dengan teknologi kemiliteran. Keberadaan Museum Teknologi Militer di Banda Aceh adalah sebagai sebuah penghargaan yang patut di berikan untuk daerah modal yang menjadi tumpuan dalam memperjuangkan kemerdekaan. dan apresiasi terhadap perdamaian yang telah di capai antara Pemerintah dan GAM. Museum merupakan sarana publik yang dapat menjadi sebagai sebuah lembaga pendidikan nonformal, dan museum juga dapat difungsikan sebagai sarana yang bersifat rekreatif dengan mengadakan kegiatan pameran didalamnya dan berbagai sarana penunjang. Dengan kehadiran museum ini dapat menigkatkan pengetahuan terutama bagi pelajar dan mahasiswa, dalam upaya meningkatkan kemajuan teknologi kemiliteran di Indonesia dan sebagai sarana hiburan bagi peningkatan dunia wisata di Nanggroe Aceh Darussalam.
Tidak Tersedia Deskripsi
MUSEUM TEKNOLOGI MILITER DI BANDA ACEH (Oka Hariadi, 2024)
MUSEUM ARSITEKTUR DI ACEH (HADANA SIWANGGI, 2020)
PEMBUATAN VIDEO ANIMASI INFOGRAFIS MUSEUM TSUNAMI ACEH MENGGUNAKAN ADOBE ILLUSTRATOR DAN ADOBE AFTER EFFECTS (Nisya Kharina, 2019)
PERBEDAAN PERSEPSI KUALITAS, KEPUASAN, DAN LOYALITAS KONATIF PENGUNJUNG MUSEUM KOTA BANDA ACEH (STUDI PADA MUSEUM TSUNAMI ACEH DAN MUSEUM ACEH) (Novi Astuti, 2017)
DESAIN SISTEM VOICE RECOGNITION UNTUK KOMUNIKASI INTERAKTIF PADA WEBSITE MUSEUM TSUNAMI ACEH (LOLA NOVAYANA, 2022)