<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141253">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH JENIS MIKORIZA DAN DOSIS PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT TIN (FICUS CARICA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farhansyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian Agroteknologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Faktor eksternal yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman yaitu media tanam. Tanah entisol merupakan tanah yang memiliki tingkat kesuburan rendah sehingga memiliki kekurangan untuk dijadikan sebagai media tanam. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kekurangan tanah entisol tersebut diantaranya adalah menggunakan pupuk kandang sapi dan mikoriza. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis mikoriza dan dosis pupuk kandang serta interaksi antara jenis mikoriza dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit tanaman tin. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan dan Laboratorium Hortikultura, Departemen Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh yang dimulai dari bulan Maret sampai dengan Juli 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial 3 x 4 dengan dua faktor yang diteliti yaitu jenis mikoriza dan dosis pupuk kandang. Faktor pertama adalah jenis mikoriza yang terdiri atas Glomus mosseae, Gigaspora sp, dan Glomus mosseae + Gigaspora sp. Sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk kandang yang terdiri atas empat taraf yaitu 0, 10, 20, dan 30 ton ha-1. &#13;
	Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis mikoriza berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah cabang umur 30, 60, dan 90 hari setelah pindah tanam serta akar terkolonisasi mikoriza. Pertumbuhan bibit tin lebih baik terdapat pada perlakuan jenis mikoriza Gigaspora sp. Perlakuan dosis pupuk kandang berpengaruh nyata terhadap diameter pangkal batang umur 60 hari setelah pindah tanam. Pertumbuhan bibit tin lebih baik terdapat pada perlakuan dosis pupuk kandang 30 ton ha-1. Tidak terdapat interaksi antara jenis mikoriza dan dosis pupuk kandang terhadap pertumbuhan bibit tin&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOST</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GROWTH - PLANTS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SEEDS - NURSERY PRODUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>571.82</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141253</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-18 21:48:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-19 09:25:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>