Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
IDENTIFIKASI FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DERAJAT KESEHATAN DI PROVINSI ACEH MENGGUNAKAN KORELASI KANONIK
Pengarang
RESTU DEVIYANTI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1008101010013
Fakultas & Prodi
Fakultas MIPA / Matematika (S1) / PDDIKTI : 44201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahua., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
519.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sektor penting yang memberikan kontribusi dalam indikator kesejahteraan masyarakat adalah sektor kesehatan. Indikator utama derajat kesehatan adalah angka kematian bayi, angka harapan hidup, dan status gizi buruk. Empat faktor utama yang dapat mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat yaitu faktor lingkungan, perilaku manusia, pelayanan kesehatan, dan keturunan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara aspek lingkungan, perilaku, dan pelayanan kesehatan terhadap derajat kesehatan di provinsi Aceh. Data yang digunakan adalah data sekunder tahun 2012 yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan profil Dinas Kesehatan provinsi Aceh dengan metode analisis korelasi kanonik. Berdasarkan hasil penelitian, koefisien korelasi kanonik antara peubah bebas terhadap peubah tak bebas sebesar 0.923. Hal ini menunjukkan adanya hubungan yang erat antara faktor lingkungan, perilaku, dan pelayanan kesehatan terhadap derajat kesehatan. Derajat kesehatan didominasi oleh angka harapan hidup dan status gizi buruk. Faktor lingkungan dan perilaku didominasi oleh sumber air minum ledeng/isi ulang/air kemasan, jumlah posyandu aktif, dan jumlah bayi yang diberi ASI eksklusif. Setiap meningkatnya sumber air minum ledeng/isi ulang/air kemasan, jumlah posyandu aktif, dan jumlah bayi yang diberi ASI eksklusif maka angka harapan hidup juga akan meningkat begitu pula sebaliknya gizi buruk akan menurun. Angka kematian bayi yang sangat tinggi di kabupaten Pidie sedangkan gizi buruk tertinggi yaitu kabupaten Aceh Besar. Faktor lingkungan yang tergolong sangat tinggi yaitu kota Banda Aceh. Faktor perilaku yang tergolong sangat rendah yaitu kabupaten Aceh Tenggara. Faktor pelayanan kesehatan yang tergolong sangat rendah yaitu kabupaten Nagan Raya.
Kata kunci: Derajat Kesehatan, Faktor Lingkungan, Perilaku, Pelayanan Kesehatan, Korelasi Kanonik.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS KORELASI KANONIK UNTUK MENGKAJI HUBUNGAN ANTARA PEUBAH EKONOMI DENGAN PEUBAH KESEJAHTERAAN RAKYAT (Raudhatul Jannah, 2022)
PENERAPAN ANALISIS KORELASI KANONIK DAN ANALISIS VARIANS MULTIVARIAT (MANOVA) PADA KAJIAN RNPERUBAHAN IKLIM GLOBAL DAN LOKAL (Ria Andriani, 2022)
ANALISIS HUBUNGAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA ACEH (APBA) TERHADAP INDIKATOR KESEJAHTERAAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN ANALISIS KORELASI KANONIK (NOVIA PUCHA AUDYA, 2019)
DAERAH OPTIMUM PERMUKAAN RESPON PADA RANCANGAN FAKTORIAL 2K-P (Deasy Arisandy, 2021)
PEMODELAN DERAJAT KESEHATAN MASYARAKAT INDONESIA 2013 MENGGUNAKAN STRUCTURAL EQUATION MODELING-PARTIAL LEAST SQUARE (SEM-PLS) (Ilham Farahmi, 2017)