Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
THESES
ESTIMASI BIAYA PEKERJAAN REHABILITASI DAN PENINGKATAN JARINGAN IRIGASI MENGGUNAKAN “COST SIGNIFICANT MODEL” (STUDI KASUS : DINAS PENGAIRAN KABUPATEN ACEH TENGGARA)
Pengarang
Edwyn Akhsa - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1309200060012
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pascasarjana., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
692.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perencanaan anggaran khususnya di dinas teknis sering terkendala mengenai besaran anggaran yang diperlukan serta kurangnya informasi yang diberikan dalam penyusunan besaran biaya pada tahun anggaran berikutnya untuk jenis pekerjaan yang sama setiap tahunnya. Kegiatan proyek rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi merupakan salah satu mata anggaran yang terdapat dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) di Dinas Pengairan Aceh Tenggara dengan menggunakan kontrak harga satuan. Dalam perencanaan anggaran pada proyek tersebut selalu dibuat berdasarkan pengalaman tanpa ada metode khusus. Sehingga diperlukan metode tertentu untuk mengetahui pekerjaan yang berpengaruh dalam pekerjaan tersebut, dan tingkat keakuratan perencanaan anggaran yang ada untuk mengurangi pembengkakan biaya (cost overrun) dari perhitungan pra konstruksi dari Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebelum pekerjaan tersebut dilelangkan. Penggunaan metode Cost Significant Model merupakan metode lain dari enam metode yang dapat dipakai untuk memprediksi biaya proyek dengan cepat, mudah dan tingkat akurasi cukup baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pekerjaan berpengaruh secara signifikan terhadap biaya total proyek tersebut, untuk mengetahui bagaimana model biaya dan akurasi proyek tersebut dengan metoda Cost Significant Model, dan untuk mengetahui bagaimana perbandingan akurasi model perencanaan anggaran biaya dari metoda Cost Significant Model (CSM) dengan metode biaya estimasi aktual dari HPS. Dari penelitian didapatkan bahwa pekerjaan pasangan batu kali (X4) adalah pekerjaan yang paling berpengaruh terhadap perencanaan anggaran di proyek rehabilitasi dan peningkatan jaringan irigasi sebesar = 74,90% terhadap biaya total pekerjaan; model analisis regresi linier berganda untuk biaya perencanaan anggaran tersebut Y = 1,49X4 + 1,08X10. Dengan tingkat akurasi estimasi biaya Cost Significant Model berkisar antara (-11,72%) sampai dengan 31,31%, dan rata-rata tingkat akurasi sebesar 7,18%; selisih antara CSM dengan biaya aktual HPS sebesar Rp. 633.566.690 (1,07%) atau CSM lebih besar dari biaya aktual HPS dengan tingkat akurasi sebesar 6,92%; maknanya adalah perhitungan biaya estimasi HPS lebih baik dibanding dengan Cost Significant Model.
Kata kunci : Anggaran, Biaya, Cost Significant Model, Irigasi.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS ESTIMASI BIAYA MENGGUNAKAN METODE COST SIGNIFICANT MODEL PADA KONSTRUKSI PENINGKATAN JALAN DI KABUPATEN ACEH JAYA (Zainul Muttaqin, 2024)
KLASIFIKASI DAN PERINGKAT DARI PENYEBAB KETERLAMBATAN WAKTU PELAKSANAAN PROYEK PADA BIDANG IRIGASI, RAWA DAN PANTAI DINAS PENGAIRAN ACEH (Sejahtera, 2025)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN RISIKO BIAYA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (YOSI ARMIDA, 2020)
ANALISIS SISTEM PENGELOLAAN IRIGASI DI DESA BARABUNG KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Isnaniati, 2013)
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENGKAKAN BIAYA (COST OVERRUN) YANG BERPENGARUH TERHADAP KETIDAKPASTIAN BIAYA (CONTINGENCY COST) PADA PROYEK IRIGASI DI KABUPATEN ACEH BESAR (Bima Risandi, 2016)