ANALISIS KINERJA BANK DEVISA DAN BANK NON DEVISA DI INDONESIA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS KINERJA BANK DEVISA DAN BANK NON DEVISA DI INDONESIA


Pengarang

Hikmatul Ursyiah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0401102010087

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi., 2009

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kinerja antara bank devisa dan bank non devisa pada periode tahun 2003-2007 dengan menggunakan rasio keuangan. Rasio keuangan yang digunakan terdiri dari rasio LDR. ROA, ROE, NPM. CAR, dan NPL
Populasi dan sampel penelitian ini adalah bank umum swasta nasional yang terdaftar dalam direktori Bank Indonesia, yaitu sebanyak 69 bank. Berdasarkan kriteria sampel yang telah ditentukan, diperoleh dua kelompok sampel penelitian, yaitu 28 bank umum swasta nasional devisa dan 23 bank umum swasta nasional non devisa. Alat analisis yang digunakan untuk membuktikan hipotesis dalum penelitian ini adalah independent sample t-test.
Hasil uji statistik independent sample t-test menunjukkan rasio LDR bank devisa tidak berteda secara signifikan dengan bank non devisa. Bank devisa dan bank non devisa tidak memiliki kualitas LDR yang ideal karena tidak memiliki nilai raio sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Rasio ROA bank devisa tidak berbeda
secara signifikan dengan bank non devisa. Rasio ROA bank devisa lebih tinggi
dibanding rasio ROA bank non devisa. Hal ini berarti kualits ROA bank devisa
lebih baik dibanding bank non devisa
Tidak terdapat perbedaan secara signifikan antara kinerja ROE antara bank devisa dan bank non devisa sclama periode penelitian. Kualitas rasio ROE bank devisa dan bank non devisa selama periode penelitian memiliki kualitas yang rendah karena berada dibawah nilai rasio ROE yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Kinerja NPM bank devisa dan bank non devisa berbeda secara signifikan selama periode penelitian. Kualitas rasio NPM bank devisa lebih baik dibanding bank non devisa karena semakin tinggi nilai rasio ini maka akan semakin bagus kualitasnya. Rasio CAR bank devisa berbeda secara signifikan dengan bank non devisa selama periode penelitian 2003-2007. Bank devisa memliki kualitas CAR dibawah bank non devisa

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK