<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141137">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI ALKOHOL DAN GLISERIN PADA PRODUKSI  SABUN TRANSPARAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Syarifah Ida Fatwa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Sabun  rnerupakan  produk  perawatan diri yang  berfungsi  sebagai  pembersih tubuh yang  digunakan  sehari-hari.  Berdasarkan jenisnya,  sabun dibedakan  atas tiga macam,  yaitu sabun opaque, sabun  translucent dan sabun transparan.  Sabun transparan merupakan sabun yang  mempunyai penampakan visual  yang transparan, berwarna  jerih dan permukaannya mengkilap.  Minyak  atau   lemak  yang  dapat  digunakan  pada  formulasi sabun   transparan adalah   minyak  kelapa   (Virgin Cococnut Qi/NCO),  minyak   zaitun,  minyak   inti   sawit, lemak sapi (tallow), dan minyak jarak yang memberikan efek transparan  dan plastis. Sabun transparan dari VCO  merupakan  sabun  mandi  alami  yang  kaya  dengan  Vitamin  A dan  E yang   berfungsi   menghambat proses   penuaan   kulit,   melindungi   kerusakan  kulit   dan menjaga kulit  agar  awet  muda  sehingga  lembut  dan halus.&#13;
Untuk  membentuk   struktur  transparan  pada  sabun  maka  dalam  formulasi   sabun transparan   ditambahkan  beberapa   bahan   seperti   alkohol,    gliserin  dan   sukrosa  serta transparent agent lainnya.  Sabun transparan dibuat dengan  menggunakan alkohol  (etanol) yaitu dengan  melarutkan  sabun dasar (basis sabun) dalam 20%-  50%jumJah alkohol  96%. Kemudian ditambah  gliserin (5%-25%)  dan larutan  sukrosa (10%- 25%).&#13;
Gliserin  merupakan   produk   sarnping  dari  reaksi  hidrolisis  antara  minyak  nabati dengan   air  untuk  menghasilkan  asam   lemak.  Gliserin   dalam   sabun   berfungsi   sebagai hwnektan yang  dapat  melembabkan kulit.  Gliserin juga dapat menghambat perkembangan serabut-serabut kristal yang dapat  menyebabkan sabun menjadi opaque.&#13;
Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mempelajari  proses   pembuatan  sabun   transparan dengan  menggunakan alkohol  dan gliserin,  mendapatkan konsentrasi alkohol  dan  gliserin terbaik  pada  formulasi  sabun  transparan   dan  mengetahui penerimaan konswnen  terhadap formulasi sabun transparan  yang dihasilkan.&#13;
Bahan yang digunakan dalam penelitian  ini adalah  Virgin Coconut Oil (VCO)  yang diperoleh  dari  industri   VCO  di  Lhokseumawe  dan  alkohol  teknis   serta   gliserin   yang diperoleh dari toko  bahan kimia di Medan  serta  beberapa  bahan tambahan seperti  sukrosa, NaOH,    asam   sitrat,    garam,    polietilen    glikol   dan   air.   Penelitian    ini   menggunakan Rancangan    Acak   Kelompok   (RAK)    pola    faktorial    yang    terdiri    dari   dua    faktor.&#13;
Faktor I adalah  variasi  konsentrasi  alkohol yang  terdiri dari  tiga  tafar yaitu:  A I  = 65%, A2  = 80%   dan   A3   = 96%  dari   keseluruhan jumlah  bahan.   Faktor II  adalah  variasi konsentrasi gliserin yang  terdiri  dari  empat taraf yaitu:  G1 = 10 %,  G, = 15%,  G, = 20% dan  G, = 25%  dari  seluruh jumlah bahan.  Data  yang  diperoleh dianalisis  dengan analisis&#13;
sidik  ragam  danjika berpengaruh maka dilanjutkan dengan uji Duncan.&#13;
Parameter yang  diamati dan  dianalisis  pada sabun transparan meliputi  rendemen, kadar  air  dan  zat  menguap, jumlah asam lemak,  bagian tak  larut  da1am alkohol dan  alkali bebas  serta    uji    hedonik  (organoleptik)  pada   wama,   transparansi,   banyaknya  busa, kemudahan bilas,  kesan bersih, dan  kesan lembut.&#13;
Hasil   analisis   terhadap  rendemen  dan   mutu   sabun  transparan  yang  dihasilkan menunjukkan  kisaran:   rendemen  87,1-96,3%,  kadar air  dan   zat   menguap   14,6-23,6%, jumlah asam lemak 68,14-72,23  %, bagian tak larut dalam alkohol  1,3-2,42%,  dan alkali bebas 0,016-0,051%.   Hasil  ana1isis  untuk   uji  organoleptik  menunjukkan  kisaran:  warna&#13;
2,9-4,9 (antara tidak suka hingga sangat suka), transparansi 2,75-4,85 (antara biasa hingga sangat suka), banyaknya busa  3,25-4,25  (antara biasa  hingga  suka), kemudahan bilas 3,3­ 3,85 (antara biasa hingga suka), kesan bersih 4,10-4,50 (antara suka hingga sangat suka) dan kesan lembut 3,25-3,85 (antara biasa hingga suka).&#13;
Hasil   analisis  sidik  ragam   (=0,05)  menunjukkan  variasi   konscntrasi   alkohol berpengaruh  nyata  terhadap  kadar  air, jumlah  asam  lcmak  dan  organoleptik transparansi. Variasi   konsentrasi   gliserin  berpengaruh   nyata   terhadap  organoleplik transparansi  dan kesan lembut.&#13;
Berdasarkan penilaian  dari  hasil  analisis  yang  paling  mendekati dengan persyaratan mutu  SNI, konsentrasi alkohol  80%  dan gliserin  20% merupakan perlakuan  terbaik  untuk pembuatan  sabun  traosparan sabun mandi, yaitu  kadar  air 16,34%danjwnlah asam  lemak 71,34%,  bagian tak larut dalam alkohol  1,54% dan alkali bebas 0,034%.   Berdasarkan uji&#13;
kesukaan pada  sabun  tranpsran, sabun yang paling  banyak mendapatkan respon tertinggi dari  konsumen adalah sabun  transparan dengan perlakuan konsentrasi alkohol  80  % dan gliserin 20%.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COCONUT OIL</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>GLYCERIN</topic>
 </subject>
 <classification>665.355</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141137</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-18 11:27:46</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-18 12:00:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>