<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141069">
 <titleInfo>
  <title>MODEL ELASTO - PLASTIS DAN RETAKAN UNTUK HUBUNGAN TEGANGAN - REGANGAN BETON UMUR MUDA DENGAN PENAMBAHAN  KALSIUM  KLORIDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Riska Handayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2007</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini dilakukan untuk  mengeta.hui model tegangan-regangan beton &#13;
dengan  menggunakan  penambahan  kalsium klorida (Catl).  Penambahan  kalsium &#13;
klorida  dilakukan   untuk   mempercepat  pengerasan    beton  yang   berarti   Juga &#13;
mempercepat pencapaian  kekuatan  yang  direncanakan. Dengan demikian cetakan &#13;
dan  perancah dapat  dibuka  lebih cepat.   Benda uiji   beton  yang  digunakan untuk &#13;
pengujian tekan berbentuk silinder  standar (diameter  I50  mm  dan tinggi 300  mm) &#13;
sebanyak  48 buah. Campuran beton dilakukan dengan faktor air  semen (FAS) 0,4 &#13;
tinggi   slump  (75-100)  mm   dan diameter maksimum   agregat   25,4  mm.  Variasi &#13;
penambahan kalsium  klorida  adalah 0.5%,   I%  dan 2% dani berat semen. Sebagai&#13;
pembanding  dibuat  beton  normal   yaitu   beton  tpa tambahan  kalsium  klorida&#13;
Pengujian  tekan beton dilakukn pada umur  beton  3,  7, 14 dan 28  hari dengan&#13;
menggunalan  mesin uji  tel. Dalam satu perlakue terdiri dari tiga benda uji,  satu&#13;
benda  uji diberi beban  langung. sedangkan dua benda  uji  lainnya  diberi  beban &#13;
secara bertahap. Setiap  pembebanan dicatat besar  beban  dan  perpendekan dibaca &#13;
oleh  displacement transducer  yang  dihubungkan ke  data  logger.   Kekuatan beton &#13;
normal  umur 28  hari dapat  dicapai  pada  umur 7 hari untuk penambahan lalsium &#13;
klorida  sebanyk 0,$  % dan  I  %;  sedangln unfuk perambeahan   llsiurn klorida &#13;
sebanyak 2% dicapai pada  umur I4 hari.  Kekuatan tekan paling besar dicapai  pada  &#13;
penambahan kalsium klorida sebesar I %.  Model elasto-plastis hubungan tegangan­-&#13;
tegangan dan  retalan  telah  dimodifikasi dari  model  awal   yang diusulk.an  oleh &#13;
Maelrwa dan  Okamura untuk  beton normal  padad penentuan regangan pastis dan &#13;
faktor retakan untuk  bisa rewalihi beton dengan tambahan  lalsiurn  klorida  Hasil &#13;
penelitian  diperoleh  koefisien a  mendekati Maedwa  dan  Okamura   baik  beton &#13;
normal maupun beton dengan tambahan kalsrum klorida sedangkan koefisien b dan c &#13;
jauh berbeda&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141069</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 16:05:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 16:05:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>