<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="141023">
 <titleInfo>
  <title>PERKIRAAN BIAYA KONSTRUKSI RUMAH TIPE 36 BERDASARKAN ESTIMASI  WAKTU PENYELESAIAN  PROYEK MENGGUNAKAN METODE PERT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizayana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Mempercepat kurun waktu penyelesaian proyek merupakan salah satu upaya yang dilakukan jika suatu  proyek mengalami keterlambatan  atau  bilamana pelaksana ingin   menyelesaikan pekerjaannya tepat  pada waktunya ataupun lebih awal dari waktu yang tersedia. Proses mempercepat waktu penyelesaian pekerjaan disebut Juga dengan crash program.  Salah satu alternatif yang dapat dipergunakan untuk melaksanakan percepatan  proyek  adalah  dengan penambahan jam  kerja  atau lembur,  Oleh  karena  itu  diperlukan analisis  durasi  proyek  sehingga  dapat diketahui berapa  lama   suatu  proyek tersebut diselesaikan dan  mencari adanya kemungkinan percepatan waktu pelaksanaan proyek dengan menggunakan metode PERT (Program  Evaluation  and  Review  Technique).  Tujuan  perencanaan ini untuk  mendapatk.an durasi   penyelesaikan proyek rumah tipe  36   menggunakan metode PERT dan jumlah biaya yang dikeluarkan jika suatu pekerjaan dipercepat (crash)  dengan alternatif  kerja lembur. Ruang lingkup  perencanaan ini  adala durasi    proyek   dan     biaya   yang   diperlukan  untuk   mempersingkat  waktu  penyelesaian proyek. Percepatan  proyek dilakukan dengan  kerja  lembur 3 jam sehari.   Percepatan  dilakukan pada  pekerjaan yang terdapat pada jalur kritis yang dimulai  dari pekerjaan yang  memiliki cost slope  terendah.  Berdasarkan hasil perhitungan   diperoleh  waktu   penyelesaian proyek  62    hari  yang  kemudian dipercepat menjadi 57  hari. Kenaikan biaya  total akibat penambahan jam  kerja dari  biaya normal Rp   113.826609,56  menjadi sebesar Rp   116.040.765,67  adalah Rp2.214.156,1l  atau 1.95% dari biaya normal.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>141023</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 14:42:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 14:42:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>