<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140979">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN ADMIXTURE SELF COMPACTING CONCRETE TERHADAP KUAT TEKAN BETON (SUATU PENELITIAN  DENGAN MUTU BETON RENCANA K-400, K-500, DAN K-600)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zulfan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Salah satu  permasalahan yang terjadi  pada pengerjaan konstruksi   yang rapat&#13;
tulangannya  adalah belum  terjaminnya kepadatan secara optimal  apabila dipadatkan &#13;
dengan  alat vibrator. Self Compacting Concrete (SCC merupakan suatu konsep  di mana  &#13;
beton memiliki  sifat yang  sangat plastis dan  mudah  rnengalir  tanpa mcmerlukan &#13;
pemadatan. yang  disebabkan oleh  beton  tersebut telah  mcmiliki sifat  untuk  memadat &#13;
sendiri.   Tujuan   penelitian   ini  adalah      untuk   mengetahui  pengaruh   penggunaan &#13;
admixture SCC dengan  berbagai variasi   terhadap  kuat   tekan   beton   pada   beberapa &#13;
jenis   mutu   bcton.   Variasi   penambahan admixture  SCC  adalah  0,4  %,  0.8  %,  dan&#13;
1 .2%  dari  berat  semen.  Benda  uji  yang  dibuat   sebanyak 150 benda  uji, dengan mutu &#13;
beton  yang  direncanakan K-400.  K-500,   dan  K-600.   Metode   yang  digunakan untuk &#13;
pencampuran  beton   didasarkan  pada   metode  American   Concrete   Institute  (4CI)&#13;
21  l.4R-93.  Selain  pengujian kuat  tekan   beton,  pengujian dilakukan juga  pada  beton&#13;
segar   (fresh  concrete) yang   meliputi   pengujian Slump flow dan   Tsoo » Slump flow &#13;
untuk  mengetahui flowability/filling ability dan  pengujian V-funnel dan  V-funnel pada &#13;
Tsao untuk  mengetahui viscosity/flowability.  Pada  pengujian kuat  tekan  beton, mutu &#13;
beton   rencana   K-400  terjadi   penurunan kuat  tekan  pada   beton  dengan   penambahan &#13;
admixture SCC 0,4%  sebesar 25,796%,   sedangkan untuk  beton  dengan penambahan &#13;
admixture SCC  0,8%  dan   1,2%  terjadi peningkatan kuat  tekan scbesar 11,365%  dan&#13;
19,922%     dibandingkan  dengan  beton   normal   267,535   kg/em'.  Pada   mutu   beton &#13;
rencana  K-500    tcrjadi   penurunan   kuat    tekan    pada    beton    dengan    penambahan &#13;
admixture SCC  0,4%  sebesar 23,867%,  sedangkan untuk   beton  dengan penambahan &#13;
admixture SCC  0.8%  dan  1.2%  terjadi peningkatan kuat  tekan sebesar 15,705%  dan&#13;
28,559%   dibandingkan  beton  normal  453,104 kg/em'. Pada  mutu  beton  rencana   K­&#13;
600  tcrjadi   pcningkatan  kuat   tekan  pada beton dengan   penambahan admixture SCC&#13;
0,4%   sebesar  4,0l 0%,   penambahan admixture  SCC  0,8%   sebesar  16,862%  dan &#13;
penambahan admixture  SCC  1,2%   sebesar  20,822%  dibandingkan  beton   normal&#13;
455,855 kg/cm.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - BUILDING CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>693.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140979</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 10:36:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 11:37:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>