<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140943">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fuad Hasan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masyarakat di Jamur Ujung Kabupaten Bener Meriah telah menggunakan pasir&#13;
alamnya yang bcrasal dari   gunung hanya untuk  pekerjaan kontruksi  bangunan. &#13;
Dalam spesifikasi teknik campuran beton   aspal   tahun   2010,  disebutkan bahwa &#13;
penggunaan  pasir alam maksimal 15%. Pemanfatan    pasir   alam dapat membuat &#13;
harga  campuran  lebih murah, dengan  harapan  campurannya masih memenuhi &#13;
spesifikasi yang disyaratkan. Oleh   karena itu,  perlu   dilakukan suatu penelitian&#13;
untuk   mengetahui  persentase  pasir   yang  optimal, yang  menghasilkan   lapisan &#13;
beton  aspal dengan  kualitas terbaik.  Tujuan  penelitian ini  untuk  mengetahui &#13;
pengaruh persentase pasir gunung terhadap parameter Marshall dan  durabilitas &#13;
serta jumlah persen pasir   yang   optimal  untuk    digunakan    sebagai    agregat &#13;
halus pada campuran AC-WC yang masih memenuhi  peryaratan spesifikasi  Bina &#13;
Marga  tahun  2010. Variasi  persentase pasir yang  dilakukan  adalah  10%, 15%, 20% &#13;
dengan  menggunakan agregat batu  pecah  dari  Indrapuri   Kabupaten  Aceh  Besar, &#13;
pasir  gunung  dari  Jamur  Ujung  Kabupaten  Bener  Meriah,  dan  aspal  penetrasi&#13;
60/70.  Metode pengujian  mcngikuti  pctunjuk dalam  Spesifikasi  Umum  Divisi  6&#13;
Perkerasan Aspal,   Kementrian Pekerjaan  Um um  tahun  20 I 0.  Penelitian   ini di &#13;
awali  dengan   menentukan nilai pb  (persen   bitumen) untuk  ketiga  variasi   pasir &#13;
yaitu  4,5%,  5%,  5,5%, 6%,  6,5%,  dari  masing-masing persentase pasir  dibuat  3 &#13;
buah benda uji untuk menentukan nilai KAO (Kadar Aspal Optimum).  Nilai KAO &#13;
yang  di dapat dari  metode  Range Overlaping yaitu  6,2 % untuk  pasir  I0%,  6,3% &#13;
untuk  15%, dan  6,42  untuk  pasir  20%.  Dari  nilai  KAO  yang  telah  ditentukan, &#13;
maka  akan  dibuat 3 buah  benda  uji  lagi untuk  menentukan  nilai durabilitas. Pada &#13;
evaluasi  parameter   Marshall dan  durabilitas, hasil  yang di  dapat dari  ketiga &#13;
variasi  pasir tersebut  masih   memenuhi persyaratan  yaitu  &gt;75%,  namun  nilai &#13;
durabilitasnya   menurun,   ini   disebabkan  jumlah   pasir   yang   lebih    banyak&#13;
terkandung didalamnya.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SAND</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT - BUILDING MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>691.96</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140943</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 09:27:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-15 09:36:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>