<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140869">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI OPERASI HIBRIDA PLTS DAN PLTA-PUMP STORAGE UNTUK MEMINIMALKAN EFEK INTERMITEN ENERGI SURYA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Aisha Dilla Putriyansa Panjaitan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik Elektro dan Komputer</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Energi matahari memiliki potensi yang besar di Indonesia, sehingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat mendukung pemenuhan kebutuhan energi listrik di Indonesia. Namun, adanya intermiten dari daya listrik yang dibangkitkan PLTS menuntut perhatian lebih bagi operator sistem tenaga dalam menjaga keseimbangan daya antara pembangkit dan beban. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini menggunakan strategi optimasi operasi hibrida PLTS dan PLTA-Pump Storage (PLTA-PS). Strategi ini dikembangkan dengan tujuan untuk mengurangi fluktuasi pembangkitan PLTS di siang hari dan beban puncak di malam hari. Strategi tersebut dioptimalkan untuk dua skenario operasi PLTS, yaitu iradian tinggi (cuaca cerah) dan iradian rendah (cuaca mendung/hujan). Penelitian menggunakan metode simulasi waktu (time-based &#13;
simulation) dan analisis manajemen energi untuk pengelolaan energi pada sistem PLTS dan PLTA-PS, sehingga sistem beroperasi dengan efisiensi maksimum dalam memenuhi permintaan energi sepanjang hari. Penyeimbangan beban dan &#13;
pembangkitan divisualisasikan menggunakan kurva beban harian untuk menilai efektivitas dari skema hibrida PLTS dan PLTA-PS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi operasi hibrida PLTS dan PLTA-PS memberikan beberapa keuntungan antara lain: mendukung kestabilan frekuensi dengan berkurangnya intermitensi, memungkinkan pemanfaatan energi matahari di malam hari dari penyimpanan PLTA-PS, serta mengurangi penggunaan pembangkit energi fosil khususnya pada waktu beban puncak. Kontribusi PLTAPS dapat menurunkan variasi beban, dimana variasi beban awal berkisar 75 MW hingga 110 MW menjadi 5.7 MW hingga 92 MW saat cuaca cerah dan 33.3 MW hingga 92 MW saat cuaca mendung. PLTA-PS memberikan dukungan yang signifikan dalam mengurangi beban puncak pada malam hari, khususnya pada jam 19:00 hingga jam 21:00 malam, dimana beban puncak awal sebesar 110 MW menjadi 90 MW.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140869</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-14 13:25:39</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-14 14:27:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>