<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14086">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGODOKAN TERHADAP STABILITAS WARNA ELEMEN GIGI TIRUAN RESIN AKRILIK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dalili Adlina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Nama  :  Dalili Adlina Ridwan&#13;
Program Studi  :  Kedokteran Gigi&#13;
Judul  :  Pengaruh Penggodokan terhadap Stabilitas Warna Elemen Gigi &#13;
Tiruan Resin Akrilik&#13;
Gigi tiruan yang terdiri dari elemen gigi tiruan dan basis  digunakan untuk &#13;
mengembalikan fungsi sistem pengunyahan dan estetika. Elemen gigi tiruan resin &#13;
akrilik berikatan dengan basis melalui proses polimerisasi. Proses polimerisasi &#13;
basis  dengan cara perebusan di dalam air mendidih (heat-polymerized) atau &#13;
disebut  juga proses penggodokan merupakan metode yang paling sering &#13;
digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggodokan &#13;
(±100°C  selama 20 menit)  terhadap stabilitas warna elemen gigi tiruan resin &#13;
akrilik A dan B. Sebanyak 40 spesimen A dan  B yang dibagi ke dalam 2 &#13;
kelompok, yaitu 20 spesimen pada kelompok kontrol (KA dan KB) dan 20 &#13;
spesimen pada kelompok perlakuan (PA dan PB). Pengukuran stabilitas warna &#13;
elemen gigi tiruan resin akrilik menggunakan sistem Munsell  soil color charts, &#13;
ditentukan oleh 5 orang pengamat sebanyak 3 kali pengulangan. Tiga komponen &#13;
warna yang diukur dalam penelitian ini, yaitu  hue,  value,  dan  chroma. Data &#13;
modus pengukuran  warna menunjukkan  bahwa tidak terdapat perubahan nilai  hue&#13;
dan  value, tetapi terdapat perubahan nilai  chroma.  Hasil pengukuran  chroma&#13;
dianalisis menggunakan uji non parametrik Wilcoxon untuk mengetahui pengaruh &#13;
penggodokan terhadap stabilitas warna elemen gigi tiruan resin akrilik A dan B,&#13;
kemudian  dilanjutkan uji  non parametrik  Mann-Whitney  untuk mengetahui &#13;
perbedaan stabilitas warna elemen gigi tiruan resin akrilik A dan B setelah &#13;
penggodokan. Hasil analisis uji Wilcoxon untuk KA dan PA dengan nilai &#13;
signifikansi sebesar p=0,005 (p0,05). Hasil analisis  uji  Mann-Whitney  dengan nilai &#13;
signifikansi p=0,002 (p</note>
 <subject authority="">
  <topic>DENTURES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <classification>617.692</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14086</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-06-05 12:09:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-06-05 15:13:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>