Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING YANG DIPERKUAT PP-BAND DENGAN DINDING TANPA PERKUATAN
Pengarang
Naqiyatul Miska - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0804101010029
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
690.12
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan perkuatan berbahan Polypropylene Band (PP-Band) terhadap kuat tekan, kuat lentur, dan kuat geser diagonal dinding pasangan bata merah dan dinding pasangan batafoam. Dinding berdimensi (80 x 50 x 13) cm digunakan untuk uji tekan dan lentur, dan (46 x 46 x 13) cm untuk uji geser diagonal. Pada setiap pengujian, digunakan masing masing satu buah benda uji kontrol dan benda uji perkuatan, sehingga totalnya adalah 12 buah. Penelitian diawali dengan pengadaan material, pemeriksaan dan pengujian material, pembuatan bahan perkuatan, dan pembuatan benda uji. Selanjutnya dilakukan pengujian setelah benda uji berumur 14 hari. Hasil pengujian untuk dinding bata merah adalah, kuat tekan meningkat sebesar 10,85 % dari benda uji kontrol yaitu 2,322 MPa ke 2,574 MPa. Kuat lentur mengalami penurunan sebesar
25,59 % dari benda uji kontrol, turun dari 0,551 MPa ke 0,4!0 MPa. Kuat geser
diagonal juga menurun sebesar 15,24 % dari benda uji kontrol, turun dari
0,328 MPa ke 0,278 MPa. Untuk dinding batafoam terjadi peningkatan kekuatan
dibandingkan benda uji kontrol pada seluruh pengujian. Kuat tekan naik 7,8 %, dari
1,641 MPa ke 1,769 MPa. Kuat lentur naik sebesar 45,42 % dari 0,273 MPa ke
0,397 MPa. Kuat geser diagonal naik sebesar 21,76 % dari 0, I93 MPa ke 0,235 MPa. Penurunan kekuatan yang terjadi pada dinding bata merah diakibatkan perlemahan dinding akibat lubang-lubang kawat pengikat PP-Band, yang mengurangi bidang kontak siar dan bata. Selain itu kekuatan PP-Band yang menurun akibat pemanasan, mengurangi kekuatannya sehingga tidak rnemberi kontribusi yang besar. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah dalam menggunakan PP-Band sebagai bahan perkuatan, perlu diperhatikan proses pembuatan anyaman dan proses pemasangannya pada dinding. Disarankan lubang sebaiknya dihindari, bisa saja langsung diberi kawat tanpa dibentuk lubang terlebih dahulu. Anyaman tidak boleh dipanaskan terlalu tinggi agar kualitas PP-Band tidak menurun. Agar memberi kontribusi lebih besar lagi, sebaiknya mutu PP-Band dipilih yang lebih tinggi.
Tidak Tersedia Deskripsi
PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING YANG DIPERKUAT PP-BAND DENGAN DINDING TANPA PERKUATAN (Naqiyatul Miska, 2024)
PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING YANG DIPERKUAT WIREMESH DENGAN DINDING TANPA PERKUATAN (Hylda Alissa, 2024)
KEKUATAN PORTAL BIDANG (PLANE FRAME) SATU PIAS PROFIL BAJA HOLLOW DENGAN DAN TANPA DINDING BETON
RINGAN BUSA DIBEBANI BEBAN HORIZONTAL
(SUATU PENELITIAN UNTUK PROFIL BAJA HOLLOW ISI BETON RINGAN BUSA UKURAN 40/80 MM DAN 50/100 MM) (IZZIL MUHADI, 2014)
ANALISIS KAPASITAS DAN DAKTILITAS DINDING RANGKA BIDANG BAJA HOLLOW DIISI MORTAR RN(STUDI KASUS : DINDING BETON PRACETAK DENGAN JENIS BUKAAN PINTU DAN JENDELA YANG DIBERI BEBAN PUSHOVER) (Muhammad Alhadi, 2024)
ANALISIS KAPASITAS DAN DAKTILITAS DINDING RANGKA BIDANG BAJA HOLLOW DIISI MORTARRN(STUDI KASUS : DINDING DENGAN PERKUATAN BATANG DIAGONAL BAJA HOLLOW DIISI MORTAR DENGAN VARIASI JENIS BUKAAN TERHADAP PEMBEBANAN PUSHOVER) (Abrar Fauran, 2024)