Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERENCANAAN WAKTU DAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA PELAKSANAAN PEMBANGUNAN REVITALISASI
Pengarang
Riswandi - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0304101010100
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2009
Bahasa
Indonesia
No Classification
692.5
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Perencanaan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya proyek yang terlambat akibat keterbatasan tenaga kerja. Adapun tujuan dari perencanaan ini adalah untuk memperk.irakan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan serta menganalisis alokasi kebutuhan tenaga kerja. Pengendalian proyek yang digunakan oleh kontraktor pada pembangunan revitalisasi puskesmas Cot Glie Aceh Besar menggunakan metode bagan balok (bar charty dan kurva-S. Pada metode bar chart dan kurva-S tidak memperlihatkan lintasan kritis. Lintasan kritis adalah jalur yang memiliki rangkaian komponen-komponen kegiatan dengan total jumlah waktu terlama dan menunjukkan kurun waktu penyelesaian proyek yang tercepat. Namun metode bar chart dan kurva-S tidak menunjukkan secara spesifik hubungan ketergantungan antara satu kegiatan dengan kegiatan yang lain. sehingga sulit untuk mengetahui dampak yang diakibatkan oleh keterlambatan satu kegiatan terhadap jadwal keseluruhan proyek. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka permasalahan yang akan dibahas pada penulisan ini adalah mengkaji lebih lanjut tentang penjadwalan dengan menggunakan metode Critical Path Method (CPM) dan pengendalian tenaga kerja untuk menghindari terjadinya overallocation (melebihi jumlah maksimum yang tersedia) pada penggunaan tenaga kerja. Perencanaan ini dimulai dengan penguraian komponen pekerjaan, hubungan antar kegiatan, penentuan durasi, perkiraan jumlah tenaga kerja tiap item pekerjaan, serta analisis alokasi kebutuhan tenaga kerja. Perancangan jadwal dibuat dalam dua alternatif. Pada alternatif I diasumsikan jumlah tenaga kerja tidak terbatas, dengan waktu yang terbatas. Pada alternatif II diasumsikan jumlah tenaga kerja yang terbatas dengan wak.tu yang tidak terbatas. Hasil yang diperoleh dari perencanaan ini adalah pada alternatil' I diperoleh durasi proyek selama 150 hari dengan jumlah tenaga kerja yang direncanakan berjumlah 535 orang. Pada altematif II, diperoleh durasi proyek selama 169 hari dengan jumlah tenaga kerja yang direncanakan berjumlah 472 orang. Kesimpulan yang diperoleh adalah jumlah tenaga kerja yang dialokasikan harus sesuai dengan durasi proyek, sehingga pada saat proyek akan berjalan, jumlah tenaga kerja yang tersedia sesuai dengan kebutuhan.
Tidak Tersedia Deskripsi
FAKTOR-FAKTOR IMPLEMENTASI GREEN CONSTRUCTION PADA PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI PROVINSI ACEH (TARMIZI, 2021)
PERENCANAAN BIAYA MATERIAL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG BPJN (BALAI PELAKSANA JALAN NASIONAL) TAHAP III (Muhammad Ricci Akbar, 2019)
PENJADWALAN KEBUTUHAN TENAGA KERJA PADA PROYEK GEDUNG BPJN TAHAP I BANDA ACEH (Mhd Andika Prakarsa, 2019)
FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA MUTU PADA PROYEK KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG DI PROVINSI ACEH MENURUT PERSEPSI PELAKSANA KONSTRUKSI (Rizki Aryanda, 2021)
IDENTIFIKASI FAKTOR DOMINAN RISIKO BIAYA PADA PELAKSANAAN PROYEK KONSTRUKSI GEDUNG DI BANDA ACEH (YOSI ARMIDA, 2020)