KUALITAS LAYANAN USP SWAMITRA KEUTAPANG BANDA ACEH PASCA MUSIBAH GEMPA BUMI DAN TSUNAMI 26 DESEMBER 2004 | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KUALITAS LAYANAN USP SWAMITRA KEUTAPANG BANDA ACEH PASCA MUSIBAH GEMPA BUMI DAN TSUNAMI 26 DESEMBER 2004


Pengarang

Dian Yuliansyah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0111220077

Fakultas & Prodi

Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Manajemen (S1) / PDDIKTI : 61201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ekonomi Univeristas Syiah Kuala., 2006

Bahasa

Indonesia

No Classification

658.047

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Keberadaan Unit Simpan Pinjam (USP) Swamitra dalam penyediaan layanan jasa keuangan sangat penting artinya bagi pemenuhan kebutuhan nasabah Sebagai perusahaan jasa, pihak USP Swaitra merasa punya kepentingan dengan penilaian nasabahnya terhadap layanan jasa yang telah diberikan selama ini, termasuk pada kondisi sebelum tsunami, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas layanan USP Swamitra Keutapang Banda Aceh Pasca Gempa Bumi dan Tsunami 26 Desember 2004 dan apakah terdapat perbedaan kualitas layanan sebelum dan sesudah Gempa Bumi dan Tsunami 26 Desember 2004. Responden penelitian adalah sebanyak 75 orang nasabah perusahaan tersebut yang diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan daftar pertanyaan yang berisi pernyataan-pernyataan yang berhubungan dengan lima dimensi kualitas layanan. Alat analisis data yang digunakan adalah uji beda rata-rata (Uji-T) dengan metode paired- samples ttest. Hasil penelitian menunjukkan layanan secara umum nasabah USP Swamitra Keutapang Banda Aceh mempunyai penilaian yang bailk terhadap kualitas layanan perusahaan tersebut, bakl untuk layanan sebelurm maupun setelah tsunami. Diantara kelima dimensi kualitas layanan yang menjadi penilaian bagi nasabah, dimensi yang dipersepsikan paling baik adalah dimensi reliability. Namun demikian, hasil uji beda secara parsial terhadap masing-masing dimensi kualitas layanan, menunjukkan untuk dimensi assurance dan tangible terdapat perbedaan antara kualitas layanan sebelum dan setelah tsunami. Sebaliknya untuk dimensi reliability, responsiveness, dan dimensi emphary tidak terdapat berbedaan signifikan kualitas layanan pada dua kondisi tersebut. Selanjutnya hasil uji beda rata-rata terhadap kelima dimensi kualitas layanan secara serempak diperoleh nilai thitung sebesar -0,690. Sedangkan nilai t tabel pada tingkat keyakinan 95 persen menunjukkan angka sebesar 1,992. Karena nilai thitung < t < 1,992) tabe! (-0,690 maka hipotesis Ho diterima, yang bermakna tidak terdapat perbedaan kualitas layanan USP Swamitra Keutapang Banda Aceh sebelum dan udah tsunami tanggal 26 Desember 2004. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah secara umum nasabah USP Swaritra meriliki persepsi yang baik terhadap layanan perusahaan tersebut sebelum dan setelah tsunami. Perbedaan kualitas layanan dalam dua kondisi tersebut dinilai tidak signifikan, bermakna tidak adanya peningkatan atau pun penurunan tingkat kualitas layanan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK