<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140723">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH KONSENTRASI DAN LAMA PERENDAMAN DAGING BUAH NANGKA (ARTOCARPUS HETEROPHYLLUS) DALAM LARUTAN  KALSIUM  KLORIDA (CACL2) TERHADAP SIFAT FISIK  DAN KIMIA  KERIPIK NANGKA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Isben Rus</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Nangka  biasanya  dikonsumsi dalam  bentuk  segar,  tapi  dewasa  ini nangka juga  dimanfaatkan  menjadi   berbagai  makanan   olahan  seperti  keripik  nangka,  hal ini  karena  nangka   merupakan   bahan   makanan   yang   mudah   rusak  (perishable) sehingga perlu diolah untuk memperpanjang masa simpannya dan juga  untuk memperkaya   variasi   makanan.   Masalah    utama    yang    dihadapi   pada    proses pengolahan keripik nangka  adalah  tingginya  kadar air dari  nangka  sehingga untuk menjadikan nangka   menjadi   keripik yang  renyah dan  tetap  berwarna cerah   perlu dilakukan   perendaman    dalam    larutan    kalsium   klorida    (CaCh)  yang    dapat berfungsi   scbagai  pengeras.  Penelitian   ini bertujuan  intuk  mengetahui  pengaruh konsentrasi  dan  lama  perendaman  daging   buah   nangka   dalam  larutan  kalsium klorida (CaCl) terhadap sifat fisik keripik  nangka.&#13;
          Bahan-bahan  yang   digunakan yaitu   buah   nangka   segar  jenis  salak  serta bahan   kimia yang  digunakan  untuk  merenyahkan  keripik  nangka,  yaitu  kalsium klorida  (CaCl) 0,2%  dan  0,4%.  Penelitian  ini dilaksanakan dengan  menggunakan Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  faktorial   yang  terdiri  atas  dua  faktor.  Faktor I adalah  konsentrasi  kalsium  klorida  (CaCl) (K) yang  terdiri  atas tiga  taraf  yaitu: K, =tanpa  CaCh,  K,= konsentrasi CaCl 0,2%  dan  K, = konsentrasi CaCl 0,4%. Faktor   II  adalah  waktu   perendaman  dalam  larutan  kalsium   klorida  (CaCl)  (P) yang  terdiri  atas  tiga  taraf yaitu:  P,  = perendaman 30 menit,  P = perendaman 60 menit  dan  P,  = perendaman  90   menit.  Data   yang   diperoleh   dianalisis  dengan analisis  sidik  ragam   dan  jika  ada   pengaruh   maka  dilanjutkan  dengan   uji   BNT (Beda  Nyata  Terkecil).&#13;
          Hasil penelitian memperlihatkan  bahwa  faktor  konsentrasi CaCh (K) berpengaruh  sangat   nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FOOD TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>664</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140723</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 15:15:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 15:40:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>