<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="140721">
 <titleInfo>
  <title>PENGGUNAAN  LARUTAN   PERENDAM   CA(OH)2,  NAOH DAN KOH DENGAN VARIASI PENGUPASAN  BIJI UNTUK MENGURANGI LENDIR PADA PEMBUATAN PATI BIJI DURIAN  (DURIO ZIBETHINUS MURR.).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Zuhrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Biji  durian  memiliki  kandungan pati  yang cukup tinggi.  Brown (1997), menyebutkan  bahwa biji  durian segar (mentah) mengandung protein 2,6% dan karbohidrat  47,6 %.  Oleh karena itu,  biji  dapat dijadikan   alternatif olahan bahan makanan berupa pati. Jumlah pati  biji durian dipengaruhi oleh banyaknya lendir yang  terdapat  dalam  hancuran  biji  durian  dan  rnengganggu pengendapan  pati. Perendaman dalam air  kapur terbukti  dapat mengurangi  getah atau  lendir yang banyak  terdapat  pada  biji  durian  yang  telah  dikupas  kulitnya.  Kapur  bersifat mudah larut dalam air dan juga dapat menurunkan senyawa oksalat yang ada pada biji  durian yang tidak baik untuk tubuh (Sutrisno, 2007).&#13;
Penelitian  ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial  terdiri atas 3  faktor, yaitu faktor pertama adalah jenis larutan  perendam (A) terdiri  atas 3  taraf yaitu A1= Ca(OH)2,  A2,= NaOH, dan A3 = KOH, faktor kedua adalah jumlah  larutan  perendam 3% (B) terdiri  atas 2  taraf&#13;
yaitu:    B1 = 40 ml, dan B2,  = 80 ml, dan faktor ketiga adalah variasi  pengupasan&#13;
biji durian  (C)  terdiri atas 2 taraf yaitu C1= tanpa pengupasan dan C2 - dengan pengupasan.  Analisis yang dilakukan meliputi  rendemcn    pati, kadar air,  kadar abu, granula, serat kasar, kelarutan dalam air dan uji organoleptik.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa jenis  larutan  perendam   (A) tidak memberikan  pengaruh yang nyata terhadap semua parameter yang diuji. Jumlah larutan  perendam 3  %(B) 40 ml  dan 80 ml  memberikan pengaruh yang sangat nyata  terhadap  organoleptik  wama  dan  aroma.  Sedangkan  variasi  pengupasan kulit biji  durian  (C)  memberikan pengaruh yang nyata terhadap  rendemen  pati yang  dihasilkan.   Rendemen  pati   biji   durian  yang  diperoleh  rata-rata  adalah&#13;
12,41%.  Rendemen   yang  tinggi  diperoleh pada  perlakuan  tanpa  pengupasan yaitu&#13;
&#13;
15,09  % dan  pada  perlakuan  yang  menggunakan Ca(OH) 2yaitu  rata-rata   12,80  %. Dari   hasil   analisis,   diperoleh   kadar  air  dengan   rata-rata    1,59  % dan  kadar  abu dengan   rata-rata   2,57  %.   Ketiga   perlakuan    berpengaruh  tidak   nyata   (P&gt;0,05) terhadap   kelarutan   dalam   air  dan  kadar  serat  kasar  yang  tidak  terdeteksi   dalam pati  biji  durian  yang  dihasilkan.  Bentuk  granula  pati  bji  durian  pada  penelitian   ini berbentuk   bulat   menyebar,   dengan    ukuran   hampir    seragam    namun   sebagian berkumpul   membentuk  suatu   gerombolan   besar.   Berdasarkan  uji   organoleptik yang   telah   dilakukan,  diketahui   bahwa   rata-rata    panelis    menyatakan   tingkat kesukaan   yang  mendekati  nilai  suka  (= nilai  4)  terhadap   warna   pati  biji  durian&#13;
yang  dihasilkan, dan  mendekati  nilai  biasa  (= nilai  3) untuk aroma  pati  biji  durian.&#13;
&#13;
Pati  biji durian  yang  terbaik  yaitu  pati  yang  dihasilkan dengan   larutan  pcrcndam Ca(OH)2  3% dengan  jumlah  larutan  perendam   40ml/200g biji  durian  dalam   1000 ml air,  dan  tanpa  pengupasan biji.  ( ABC)  dengan  rendemen  16,33  %, kadar  air&#13;
11,66  %.  kadar  abu  2,22  %,  kelarutan  dalam  air  24, 75 % dan  nilai  organoleptik&#13;
&#13;
wama  4.15  (= suka)  serta  aroma  3,08 (= biasa).&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>140721</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 15:11:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-11-13 15:11:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>